G
“Kesimpulan pemeriksaan dan penanganan korban baik di RSPAU Dr. S. Hardjolukito maupun RSUP Dr. Sardjito menunjukkan hasil yang sama yaitu korban mengalami henti jantung mendadak,” kata Humas dan Media Panitia Pelaksana BNI Asia Junior Championships, Broto Happy di KONI DIY, Kota Yogyakarta, Senin (1/7/2024).
Broto menjelaskan bahwa Zhang mengalami jatuh pingsan di arena pertandingan bulu tangkis saat melawan pebulu tangkis Jepang, Kazuma Kawano. Setelah diizinkan referee, tim medis masuk ke arena pertandingan untuk melakukan pemeriksaan survei awal dan pertolongan awal sesuai prosedur.
Saat pertolongan pertama dilakukan, korban mengalami penurunan kesadaran dengan pernafasan tidak adekuat, dan langsung dibawa ke RSPAU Dr. S. Hardjolukito. Sesampainya di UGD Hardjolukito, korban dilakukan assesment dan ditemukan tidak ada nadi dan tidak ada nafas spontan.
“Sehingga dilakukan prosedur pertolongan media pijat jantung luar,” ucapnya.
Pijat jantung luar disertai dengan alat bantu pernafasan selama tiga jam. Meski begitu, korban tidak menunjukkan respon sirkulasi spontan dan mulai timbul tanda kematian sekunder.
“Tim medis telah menyatakan korban meninggal dunia pukul 20.50 WIB kepada pihak official team China,” jelasnya.
Artikel Terkait
Sutoyo Abadi: Presiden Terkurung, Staf Strategis Didesak Mundur
Ridwan Kamil dan Atalia Resmi Berpisah Setelah 29 Tahun
Pencarian Syafiq Ridhan di Gunung Slamet: Tongkat dan Doa Seorang Ayah di Hutan Belantara
Royman dan Alarm Demokrasi: Saat Watchdog Dihantam di Morowali