Di tengah situasi semrawut itu, ambulans dengan sirine menyala pun tak berkutik. Ia terpaksa merayap pelan, menyusup di sela-sela mobil dan motor yang ruang geraknya sudah habis. Sirine yang berulang kali dibunyikan seolah tak digubris, karena memang tak ada jalan yang bisa dilalui.
Menyikapi hal ini, Satlantas Polres Sukabumi akhirnya turun tangan. Mereka memberlakukan sistem satu arah sepenggal sebagai upaya darurat mengurai kemacetan.
“Sistem one way sepenggal diterapkan mulai dari Simpang Ratu menuju arah Exit Tol Parungkuda untuk mengurai penumpukan,”
demikian laporan dari lapangan. Langkah ini diambil mengingat kepadatan diprediksi masih akan berlanjut.
Polisi juga tak henti-hentinya mengimbau, terutama kepada pengendara roda dua. Mereka diminta untuk bersabar dan tetap di jalurnya. Melawan arus bukan cuma berbahaya, tapi juga egois aksi itu mempersulit semua orang, termasuk kendaraan darurat seperti ambulans yang membawa nyawa seseorang.
Artikel Terkait
KPK Cabut Status Tahanan Rumah, Yaqut Kembali ke Rutan
Tudingan Jual Beli SK Kepengurusan Rp5 Miliar Guncang KNPI Sulsel
Foto Viral Pengisian Jerigen Solar Subsidi di SPBU Sinjai Picut Kecaman Warga
Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Pendatang Pascalebaran