Robu dan Rita tewas seketika di tempat akibat luka yang sangat serius. Nasib berkata lain untuk anak mereka. Si bocah berhasil dievakuasi dengan luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
Evakuasi korban dan kedua truk ternyata pekerjaan berat. Beras dan galon air mineral berserakan di aspal, memicu kemacetan panjang. Arus lalu lintas macet total sampai sekitar satu kilometer.
Petugas dan warga sekitar pun turun tangan. Mereka berusaha membersihkan puing-puing dan muatan yang tumpah agar jalanan bisa dilalui lagi.
AKP Irwan menegaskan, kasus ini kini ditangani penuh oleh Satlantas. Dia juga menyelipkan imbauan penting.
"Kami minta para pengemudi kendaraan besar lebih waspada. Periksa rem secara rutin sebelum bepergian. Jangan sampai kelalaian kecil berakibat fatal seperti ini," pungkasnya.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Stagnan, Patokan Masih Rp2,9 Juta per Gram
Khalil dan Appank Juara Liga Ramadan Domino IKA Unhas 2026
Ratusan Pemudik Menginap di Pelabuhan Samarinda Demi Tak Ketinggalan Kapal
Real Madrid Hajar Elche 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen La Liga