Intinya, ada tiga golongan yang doanya tak terhalang: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang dizalimi. Doa mereka akan dibukakan pintu langit.
Nah, ketika waktu berbuka tiba, umumnya kita dianjurkan untuk menyegerakan berbuka dan memulainya dengan sesuatu yang manis. Baru setelah itu, membaca doa. Ada beberapa versi doa buka puasa yang dikenal, salah satunya adalah ini:
اللَّهُمَّ لَك صُمْت وَبِك آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ ، ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إنْ شَاءَ اللَّهُ .
(Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa 'alaa rizqika afthartu dzhaba dhomau wabtallatil uruuqu watsabatal ajru insyaallah).
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Rasa haus telah hilang, kerongkongan telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."
Doa lain yang lebih pendek juga sering dibaca: "Dzahaba dhomau wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allah." Maknanya serupa, menandakan telah terpenuhinya hajat dan harapan atas pahala dari Allah.
Jadi, sambil menunggu jarum jam menunjukkan pukul 17.52 nanti, semoga ibadah puasa warga Surabaya hari ini lancar dan diterima. Selamat menikmati waktu berbuka dengan penuh sukacita dan rasa syukur.
Artikel Terkait
Indonesia Tawarkan Mediasi, Serukan Deeskalasi Usai Serangan AS-Israel ke Iran
AS dan Israel Lancarkan Serangan Langsung ke Iran, Timur Tengah di Ambang Konflik Terbuka
Tiga Eks Kapolres Alami Rotasi dalam Mutasi Polri Akhir Februari 2026
IKA Unhas Gelar Buka Puasa Bersama, Amran Sulaiman Diharapkan Jadi Orang ke-2 di RI