Pesawat Air Tractor Jatuh di Nunukan, Pilot Tewas Saat Mengangkut BBM ke Pedalaman

- Jumat, 20 Februari 2026 | 12:00 WIB
Pesawat Air Tractor Jatuh di Nunukan, Pilot Tewas Saat Mengangkut BBM ke Pedalaman

MURIANETWORK.COM - Dunia penerbangan perintis Indonesia kembali berduka. Sebuah pesawat Air Tractor milik PT Pelita Air Service jatuh di kawasan hutan perbukitan Pa’ Belaban, Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada Selasa (18/3/2025) siang. Pilot pesawat, Capt. Hendrick Lodewyck Adam, ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pesawat yang sedang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat pedalaman itu hilang kontak dalam perjalanan dari Long Bawan menuju Tarakan.

Medan Ekstrem dan Tugas Vital di Perbatasan

Insiden ini menyoroti kembali tantangan berat yang dihadapi penerbangan perintis di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Kawasan Krayan di perbatasan Indonesia-Malaysia memiliki akses darat yang sangat terbatas. Distribusi logistik vital, mulai dari BBM, obat-obatan, hingga kebutuhan pokok, sangat bergantung pada jasa angkutan udara. Capt. Hendrick, seperti rekan-rekannya, terbiasa menghadapi medan ekstrem: landasan pendek di pegunungan, cuaca yang berubah cepat, dan fasilitas navigasi yang minimal. Penerbangannya bukan sekadar rutinitas, melainkan misi menjaga denyut nadi kehidupan di daerah terpencil.

Kronologi Hilangnya Kontak dan Evakuasi

Berdasarkan informasi awal, pesawat dengan registrasi PK-PPA itu lepas landas dari Bandar Udara Yuvai Semaring, Long Bawan. Sekitar pukul 12.10 WITA, komunikasi radio dengan pesawat terputus. Tim gabungan yang melibatkan otoritas bandara, aparat keamanan, dan warga setempat segera melakukan pencarian. Lokasi pesawat yang hancur akhirnya ditemukan di antara Desa Kampung Baru dan Desa Pa’ Betung, wilayah yang dikenal berbukit dan berhutan. Evakuasi dilakukan melalui jalur darat dan udara dalam kondisi medan yang sulit.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar