Pemerintah Intervensi di Hulu untuk Stabilkan Harga Ayam dan Telur

- Kamis, 12 Februari 2026 | 10:00 WIB
Pemerintah Intervensi di Hulu untuk Stabilkan Harga Ayam dan Telur

"Awalnya banyak salah paham. Dipikir ini harus seperti perusahaan swasta dari hulu ke hilir. Enggak," jelasnya.

"Pemerintah di hulu sebagai stabilisator. Jadi nanti bergeraknya BUMN di hulu, itu di pakan dan DOC. Ini menjamin suplai ke peternak kecil. Peternak kecil ikut nanti," terang Amran.

Ada alasan strategis lain kenapa BUMN yang dilibatkan. Dengan garis komando yang jelas ke pemerintah, kebijakan stabilisasi bisa dijalankan dengan lebih konsisten. Dan yang penting, tegas saat ada yang coba main-main.

"Kenapa BUMN kita libatkan? Kalau BUMN-nya macam-macam kita copot. Sederhana kan?" ungkapnya.

"Dan ini pemerintah. Enggak mungkin macam-macam direksinya. Garis komando. Kalau naikkan harga atau menyusahkan peternak, ya dia ditindak," tegas Mentan.

Langkah konkretnya sudah mulai berjalan. Pada Jumat pekan lalu, Danantara melakukan groundbreaking proyek pengembangan ayam terintegrasi fase pertama di enam lokasi.

Program yang diinisiasi Amran ini pada dasarnya adalah langkah antisipatif. Tujuannya jelas: memastikan pasokan daging ayam dan telur nasional aman, merata, dan berkelanjutan. Apalagi kebutuhan nasional terus meningkat, terutama untuk mendukung program-program strategis seperti Makan Bergizi Gratis.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar