Debt Collector Pinjol Kirim Tiga Ambulans ke Rumah Warga untuk Tekan Bayar Utang

- Rabu, 04 Februari 2026 | 13:42 WIB
Debt Collector Pinjol Kirim Tiga Ambulans ke Rumah Warga untuk Tekan Bayar Utang

Dia pun segera menghubungi si pemesan, Adi, untuk klarifikasi. Alih-alih meminta maaf, respons yang diterima justru mengejutkan.

"Saya nanya malah dia balik nyuruh-nyuruh. 'Kon bayar utange mbak e, bayar utange Rp 14 juta'," ungkap Aldy. Setelah itu, nomornya langsung diblokir. Sopir ambulans lain yang mencoba menelepon juga mendapat jawaban serupa: semua tentang penagihan utang. "Ngakunya dari pinjol," tambah Aldy.

Akibat ulah ini, kerugian yang diderita cukup nyata. Waktu, tenaga, dan biaya operasional mobil, semuanya hangus. "Ya, enggak ada yang ngeganti. Mintanya mbaknya kasihan. Rugi waktu, uang bensin, tenaga," keluhnya. "Baru pertama kali dapat begini, semoga jangan terulang lagi."

Ia kesal bukan main. Ambulans, yang seharusnya jadi penolong di saat genting, malah dijadikan alat tekanan untuk menagih utang. "Kalau ada pasien yang benar-benar darurat gimana? Jangan gitu lah," protes Aldy.

Lewat kejadian ini, Aldy berpesan keras pada para debt collector mana pun. Carilah cara lain yang lebih elegan, jangan sampai mengganggu pekerjaan dan layanan orang lain yang sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan urusan utang-piutang.


Halaman:

Komentar