Kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB ternyata terus berkembang. Kini, penyidik KPK sedang menyelidiki dugaan kuat adanya aktivitas penukaran uang Ridwan Kamil, saat masih menjabat Gubernur Jawa Barat. Nilainya disebut-sebut mencapai miliaran rupiah, dan yang menarik, transaksi ini diduga kuat terjadi di luar negeri.
Menurut sejumlah saksi, fokus penyelidikan memang sudah bergeser. Dari yang semula berkutat pada proyek iklan, kini mengerucut pada pola komunikasi intensif antara RK dan pihak bank daerah itu.
“Penyelidik mendalami bagaimana komunikasi yang dilakukan Gubernur Jawa Barat saat itu, yakni Pak Ridwan Kamil, dengan pihak BJB. Dari situ, fokus pemeriksaan mulai diarahkan ke aspek tersebut,”
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi hal itu di Gedung KPK, Kuningan, Jumat lalu. Ia menyebut, pergeseran fokus ini wajar seiring ditemukannya data-data baru.
Artikel Terkait
Bumi Memanas Lebih Cepat, KLHK Buru-buru Tinjau Ulang Tata Ruang
Kematian di Tangan ICE: Krisis Kepercayaan dan Gelombang Protes yang Mengguncang Amerika
John Sitorus Sindir Siti Nurbaya Usai Rumahnya Digeledah: Gabung Saja ke PSI
Brian Yuliarto Buka Kartu: Kampus dan Industri Harus Jalin Kolaborasi Nyata untuk Pacu Ekonomi