Hujan deras mengguyur Jakarta sepanjang hari Jumat, mengubah sejumlah jalan dan permukiman menjadi genangan air. Menurut data yang dirilis BPBD DKI Jakarta sekitar pukul delapan malam, sedikitnya ada 30 RT yang terdampak. Situasinya cukup pelik di beberapa titik.
Mohammad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, mengonfirmasi hal ini. Dalam keterangan tertulisnya, ia menyebut hujan dengan intensitas tinggi itulah biang keroknya.
Begitu laporan masuk, personel BPBD langsung dikerahkan untuk memantau lokasi-lokasi terdampak. Yohan berharap genangan bisa surut dengan cepat. Namun begitu, upaya yang dilakukan tak hanya sekadar menunggu air menyusut.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada. Jika keadaan darurat, hubungi saja layanan 112. Soalnya, menurut pantauan di lapangan, kondisi tiap wilayah memang berbeda-beda.
Wilayah yang Masih Terendam
Jakarta Selatan lumayan ringan. Cuma satu RT di Pejaten Timur yang terendam 30 cm. Penyebabnya kombinasi: hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.
Lain cerita di Jakarta Timur. Di sini dampaknya paling parah, mencakup 27 RT. Daerah seperti Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Cawang terendam dengan ketinggian yang bervariasi, mulai dari 30 cm hingga yang paling dalam mencapai 140 cm. Lagi-lagi, Ciliwung yang meluap jadi penyebab utama.
Sementara di Jakarta Utara, dua RT di Kapuk Muara juga kebanjiran setinggi 30 cm. Kali Angke yang meluap disebut-sebut sebagai pemicunya.
Artikel Terkait
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral
Panen Raya Majalengka Capai 11,5 Ton per Hektare, Stok Beras Nasional Dipastikan Surplus
Dua Turis Asing Pembuat Konten Porno Viral Berjaket Ojol Digagalkan Kabur di Bandara Bali