Mendengar itu, kedua anak tersebut akhirnya menghampiri ibunya. Mereka mencium tangan sang ibu sebagai tanda penyesalan.
Begitu kata sang ibu, pelan, menyentuh hati.
Menurut keterangan dari pos tersebut, kejadian ini berlangsung sekitar pukul tiga lebih sore. Ibu yang bernama Ri itu datang karena merasa tak berdaya menghadapi dua anaknya, AR dan AZ. Untungnya, Bapak Irman beserta dua personelnya di Satgas Penggilingan bersedia membantu.
Hasilnya? Setelah diajak bicara dari hati ke hati, kedua anak itu berjanji untuk berubah. Mereka pun meminta maaf. Sekali lagi, seragam damkar bukan cuma untuk memadamkan api, tapi kadang juga untuk mendinginkan suasana di rumah warga.
Artikel Terkait
Kasus Hogi Minaya Resmi Ditutup, Penuntutan Dihentikan Demi Hukum
Jokowi Santai Menanggapi Nama yang Selalu Terseret Kasus Bawahan
Tabung Pink di Apartemen Lula: Titik Buntu dan Jejak yang Tersisa
Pidato Haru Mahasiswi Indonesia di Al-Azhar Berbuah Beasiswa Langsung dari Syaikh