Mendengar itu, kedua anak tersebut akhirnya menghampiri ibunya. Mereka mencium tangan sang ibu sebagai tanda penyesalan.
Begitu kata sang ibu, pelan, menyentuh hati.
Menurut keterangan dari pos tersebut, kejadian ini berlangsung sekitar pukul tiga lebih sore. Ibu yang bernama Ri itu datang karena merasa tak berdaya menghadapi dua anaknya, AR dan AZ. Untungnya, Bapak Irman beserta dua personelnya di Satgas Penggilingan bersedia membantu.
Hasilnya? Setelah diajak bicara dari hati ke hati, kedua anak itu berjanji untuk berubah. Mereka pun meminta maaf. Sekali lagi, seragam damkar bukan cuma untuk memadamkan api, tapi kadang juga untuk mendinginkan suasana di rumah warga.
Artikel Terkait
Polisi Berlutut di Jalan, Redam Konflik Massa di Manggarai
Bayern Krisis Kiper, Remaja 16 Tahun Bersiap Jaga Gawang Lawan Atalanta
Keluarga Pemudik Terdampar di Bahu Tol Semarang-Solo Usai Salah Naik Bus
Pemerintah Gelar Sidang Isbat Awal Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026