Nggak cuma urusan kebakaran, petugas Damkar rupanya sering jadi tempat 'curhat' warga. Baru-baru ini, seorang ibu di Jakarta Timur nekat datang ke pos pemadam sambil membawa tiga anaknya. Ia minta tolong agar anak-anaknya yang dianggap bandel itu dinasihati.
Momen ini terekam dan diunggah di akun resmi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur. Dalam video yang beredar Jumat lalu, sang ibu terlihat menggendong si bungsu. Dua anak lelakinya yang lebih besar duduk lesehan, dikelilingi beberapa petugas yang serius tapi tidak menakutkan.
Rupanya, si ibu sudah kehabisan akal. Nasihatnya sendiri tak lagi didengar oleh kedua anaknya. "Mungkin kata bapak-bapak pemadam ini bisa didengar," kira-kira begitu pikirnya. Dan petugas di Pos Damkar Penggilingan itu pun menyanggupi.
Dengan nada yang tegas namun penuh kehangatan, seorang petugas mulai berbicara. "Jangan nakal lagi ya. Nah sekarang cium tangan mama. Minta maaf ya, minta maaf yuk," ujarnya.
Suasana pun perlahan cair. "Ma minta maaf ya. Cium tangan, cium tangan udah gak nakal udah janji. Ya masyaallah ya," lanjut petugas itu.
Mendengar itu, kedua anak tersebut akhirnya menghampiri ibunya. Mereka mencium tangan sang ibu sebagai tanda penyesalan.
"Janji ya anak soleh, ibu pengen kamu soleh, walaupun kita orang gak punya,"
Begitu kata sang ibu, pelan, menyentuh hati.
Menurut keterangan dari pos tersebut, kejadian ini berlangsung sekitar pukul tiga lebih sore. Ibu yang bernama Ri itu datang karena merasa tak berdaya menghadapi dua anaknya, AR dan AZ. Untungnya, Bapak Irman beserta dua personelnya di Satgas Penggilingan bersedia membantu.
Hasilnya? Setelah diajak bicara dari hati ke hati, kedua anak itu berjanji untuk berubah. Mereka pun meminta maaf. Sekali lagi, seragam damkar bukan cuma untuk memadamkan api, tapi kadang juga untuk mendinginkan suasana di rumah warga.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu