MURIANETWORK.COM
Deddy Corbuzier Gerak Cepat, Siapkan Bantuan untuk Kakek Penjual Es Gabus
Isu tentang penjual es gabus yang difitnah oknum aparat masih terus bergulir. Nah, kali ini respons datang dari Deddy Corbuzier. Figur publik yang satu ini memang dikenal tak segan turun tangan. Kali ini, niatnya jelas: ia berencana memberikan hadiah tempat usaha untuk sang kakek, Sudrajat namanya.
Buktinya? Tim Deddy dikabarkan sedang berupaya melacak keberadaan Sudrajat. Mereka ingin bantuan itu sampai secepat mungkin. Tapi, rupanya ada kendala.
Menurut informasi yang diterima Deddy, si kakek kini sudah berada dalam perlindungan lembaga hukum. Artinya, proses pendampingan tak bisa dilakukan sembarangan. Semuanya harus lewat jalur resmi. “Harus melalui prosedur yang ada,” kira-kira begitu.
Di sisi lain, Deddy juga menyebut kemungkinan bantuan lain bisa datang dari pihak lain. Misalnya, dari Kang Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM. Tapi, fokus Deddy saat ini tetap pada niat awalnya.
“Niat saya sejak awal bukan untuk menjadikan kakek ini konten wawancara,” tegasnya. Ia ingin membantu dengan cara yang konkret: membangunkan tempat usaha agar Sudrajat bisa berjualan dengan lebih layak. Itu intinya.
Lebih jauh, Deddy menyempatkan diri menyampaikan pesan keras. Terutama untuk siapa pun yang mengenakan seragam dan punya kewenangan. Kekuasaan, katanya, jangan sampai disalahgunakan untuk menyakiti rakyat kecil. Tindakan kekerasan terhadap warga dalam kondisi apa pun sulit dicari pembenarannya.
"Ente berdua kan ngeribetin hidup gua lagi tiap hari. Yang ditanya-tanyain orang kan pasti gua. Anda kan di Kemhan, Anda kan tentara juga. Gimana itu urusannya itu tentara mukulin orang, polisi mukulin orang dan sebagainya," ungkap Deddy, Kamis (29/1/2026).
Ia benar-benar menyayangkan tindakan oknum aparat itu. Hanya karena kecurigaan es gabus terbuat dari spons, seorang kakek sampai diperlakukan tak manusiawi. Menurut Deddy, hal semacam ini justru mencederai institusi itu sendiri.
"Bro, cek dulu. Ya kan, dicek nih... Nah, baru lu samperin. Dan kalau lu samperin juga lu tangkap. Bukan dipukulin, bukan dipukulin. Itu kakek-kakek, kakek-kakek enggak bisa ngelawan. Aduh, badannya cungkring. Ya Allah, itu badannya udah kayak lidi lidi," sindirnya pedas.
Deddy juga menyoroti satu hal yang bagi banyak orang terasa janggal: keberanian oknum tersebut seolah hanya muncul saat berhadapan dengan rakyat kecil yang tak berdaya. Bayangkan, perawakan kakek yang ringkih itu dibandingkan dengan perawakan oknum berseragam. Jelas tak seimbang.
“Coba kalau penjualnya badannya sangar, mungkin nyali mereka beda,” ujarnya dengan nada getir.
Harapannya, kasus ini jadi pelajaran buat semua. Empati dan rasa kemanusiaan harus selalu diutamakan, terutama ketika berhadapan dengan masyarakat yang lemah. Itu pesan akhir yang ingin ditekankan Deddy Corbuzier dalam aksi bantuannya kali ini.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu