Tak cuma itu. Dia juga menyebut soal perbaikan rumah-rumah warga yang masih layak dan ingin tetap ditinggali pemiliknya. Jadi, upayanya tidak hanya membangun baru, tapi juga memperkuat yang lama.
Di sisi lain, pembahasan juga menyentuh hal yang krusial: anggaran. Teddy dan Mualem membahas peruntukan dana daerah yang pencairannya sudah dapat lampu hijau dari Presiden Prabowo. Ini tentu modal penting untuk mempercepat segala program.
Pertemuan singkat di tengah keheningan malam itu, meski singkat, sepertinya ingin menegaskan bahwa pemulihan Aceh tetap menjadi perhatian serius. Dan upaya itu berjalan, bahkan ketika sebagian besar kota terlelap.
Artikel Terkait
Viral Es Spons, Pedagang Ini Ungkap Pengeroyokan Preman Sebelum Ditegur Aparat
Kaesang Sambut Rusdi Masse ke PSI, Anaknya yang 19 Tahun Langsung Pimpin Sulsel
Makan Gratis atau Otak Kosong: Ketika Dana Pendidikan Jadi Taruhan
Wamenkes: Virus Nipah Mematikan, Tapi Jangan Panik