Menyoroti program one map policy, Gibran menekankan manfaatnya dalam mengurangi konflik sengketa tanah dan aktivitas mafia tanah.
Dengan digitalisasi database dan pencatatan batas tanah, Gibran yakin dapat mengurangi konflik agraria ke depannya.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Memperlihatkan Adab dalam Debat, Terima Kasih kepada Mahfud dan Muhaimin
Ia menegaskan komitmen untuk melanjutkan dan memperkuat reforma agraria, mencatat prestasi di Solo sebagai contoh bagaimana digitalisasi dapat mengurangi konflik dan keberadaan mafia tanah.
"Sekali lagi reforma agraria akan kita lanjutkan, dan kita kuatkan. Kemarin saya di Solo sempat mendapatkan predikat kota lengkap dari BPN. Garis-garis batas, tanah-tanah wilayah sudah ter-capture semua sehingga nanti mengurangi konflik tanah dan mafia tanah. Kuncinya di sini adalah digitalisasi, one map policy, ini sangat penting sekali bagaimana kita dapat menyelesaikan konflik agraria ke depan," tegas Gibran.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: aspirasiku.id
Artikel Terkait
Iran Pukul Mundur Aksi Provokasi, Intel Turki Bantu Gagalkan Infiltrasi Milisi
Cangkruk: Ritme Pelan yang Menjaga Kediri Tetap Utuh
Iran Bergolak: Zionis Dituding Dalangi Gelombang Teror dan Pembakaran Tempat Ibadah
Demokrasi di Era Kebisingan: Ketika Politik Indonesia Hanya Jadi Tontonan