Jakarta bakal segera punya tiga jembatan penyeberangan orang baru. Yang menarik, jembatan ini dirancang khusus agar benar-benar bisa diakses oleh para penyandang disabilitas. Kabar ini langsung disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Ia berbicara usai menandatangani nota kesepahaman dengan Lemhannas RI, Rabu kemarin di Balai Kota. Menurut Pramono, Jakarta harus bertransformasi menjadi kota yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan.
"Akan ada tiga JPO yang segera betul-betul full untuk disabilitas yaitu yang ada di Sarinah, ada di Kebayoran Lama, dan satu lagi di Senayan," katanya.
Dari ketiganya, JPO Sarinah mungkin yang paling banyak menyita perhatian. Publik sudah lama bertanya-tanya soal aksesibilitas di titik itu. Nah, Pramono punya jawabannya.
"Kalau itu sudah bisa dijalankan, termasuk di Sarinah yang banyak mendapatkan pertanyaan pada waktu itu, maka JPO Sarinah kiri-kanannya nanti ada lift-nya," paparnya.
Keberadaan lift ini bukan cuma untuk kemudahan semata. Ia juga akan menjadi penghubung yang mulus ke layanan transportasi umum, terutama halte TransJakarta. Jadi, perpindahan moda transportasi jadi lebih lancar.
Di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa dengan beroperasinya JPO, fasilitas penyeberangan di jalan seperti zebra cross atau pelican crossing akan hilang. Pramono menegaskan hal itu tidak akan terjadi.
"Dan yang paling penting adalah pelican cross-nya tetap berjalan. Sehingga kekhawatiran teman-teman sekalian untuk pengaturan itu tidak difungsikan, tetap berjalan. Sehingga dengan demikian JPO di atasnya jalan, pelican cross-nya (di) jalan," pungkasnya.
Jadi, skemanya nanti adalah pilihan. Masyarakat bisa memilih menyeberang di atas via JPO yang nyaman dan aman, atau tetap lewat bawah dengan fasilitas yang sudah ada. Pemerintah Provinsi sepertinya ingin memastikan semua kebutuhan terakomodasi.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu