Amien Rais Soroti Pudarnya Semangat Persatuan Umat Islam di Tengah Perdebatan Furuiyyah

- Rabu, 28 Januari 2026 | 06:00 WIB
Amien Rais Soroti Pudarnya Semangat Persatuan Umat Islam di Tengah Perdebatan Furuiyyah

Acara itu sendiri tidak berjalan satu arah. Dalam sesi dialog, peserta menyampaikan berbagai pandangan kritis, mulai dari soal konstitusi, politik nasional, sampai isu regenerasi kepemimpinan. Amien menanggapi dengan menekankan pentingnya belajar langsung dari para tokoh dan menjaga semangat juang generasi muda.

“Sekarang semua orang sibuk dengan gawai. Bahkan sekarang ada AI, hidup makin praktis,” katanya.

Namun begitu, ia mengingatkan agar kemudahan teknologi tidak sampai melalaikan mereka dari ilmu agama, yang tetap menjadi syarat utama bagi kebahagiaan dan perjuangan.

Pembicaraan juga menyentuh isu global. Amien mengkritik keras wacana Board of Peace atau dewan perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Palestina. Pernyataan Trump yang pernah mengusulkan pengosongan penduduk Gaza dinilainya sebagai sikap yang tidak berperikemanusiaan dan justru berbahaya bagi perdamaian dunia.

Sementara untuk kondisi dalam negeri, Amien menyoroti persoalan oligarki, konflik kepentingan, dan lemahnya etika kekuasaan. Baginya, itu semua adalah bagian dari krisis bangsa yang sedang berlangsung. Reformasi sejati, tegasnya, membutuhkan perubahan kekuasaan yang substantif, bukan cuma perbaikan kosmetik di permukaan.

Sebelum pertemuan ditutup, mantan Ketua MPR itu berpesan agar umat Islam tetap istiqamah. Berpegang pada prinsip dan tidak mudah menyerah meski menghadapi berbagai tekanan.

“Allah tidak pernah ingkar janji. Kemenangan akan datang bagi mereka yang terus berjuang,” pungkas Amien Rais.


Halaman:

Komentar