Suasana hening menyelimuti AUP Kelautan dan Perikanan di Pasar Minggu, Minggu (25/1) lalu. Di sana, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf, menyampaikan penghormatan terakhir sekaligus melepas tiga jenazah korban kecelakaan maut di Gunung Bulusaraung. Mereka adalah Kapten Pilot Andy Dahananto, serta dua pegawai KKP, Ferry Irawan dan Yoga Naufal.
Didit tak bisa menyembunyikan duka yang mendalam. Dalam sambutannya, ia menyatakan belasungkawa atas gugurnya tujuh kru pesawat dan pegawai KKP tersebut. Pesawat ATR 42-500 itu jatuh pada 17 Januari 2026, saat sedang menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan.
Namun begitu, di balik kesedihan, terpancar apresiasi yang luar biasa. Didit secara khusus menyoroti kerja keras tanpa henti dari semua pihak yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi. Operasi yang berlangsung sekitar tujuh hari itu, kata dia, adalah bukti nyata semangat gotong royong.
Artikel Terkait
Rekaman Ponsel Bongkar Versi Resmi, Penembakan ICE di Minneapolis Picu Gelombang Kemarahan Nasional
Sembilan RT di Jakarta Masih Terendam, Warga Mulai Mengungsi
Dokter Tifa Sebut Kasus Ijazah sebagai Penipuan Terbesar dalam Sejarah
Hujan Deras di Lereng Slamet Picu Longsor dan Banjir Bandang, Satu Warga Tewas