Suara Gaza yang Tak Bisa Dibungkam: Mosab Abu Toha dan Seruan untuk Menentukan Nasib Sendiri

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB
Suara Gaza yang Tak Bisa Dibungkam: Mosab Abu Toha dan Seruan untuk Menentukan Nasib Sendiri

Intinya, berhentilah mendukung para penindas kami. Hentikan dukungan pada mereka yang membunuh rakyat kami.

Mosab Abu Toha bukan nama asing lagi. Dia seorang penulis dan penyair asal Gaza, juga seorang cendekiawan sekaligus pustakawan. Dialah orang di balik berdirinya Perpustakaan Edward Said perpustakaan berbahasa Inggris pertama di Gaza.

Namun hidupnya tak mudah. November 2023 silam, dia sempat ditahan pasukan Israel saat berusaha mengungsikan keluarganya ke Mesir. Setelah melalui proses interogasi, akhirnya dia dibebaskan.

Kini, dari kejauhan, dia terus menuliskan catatan sejarah perang. Karyanya yang tajam dan menghunjuk jiwa di The New Yorker bahkan mengantarnya meraih Penghargaan Pulitzer untuk Komentar pada 2025. Sebuah pengakuan untuk suara yang tak pernah benar-benar ia tahan.


Halaman:

Komentar