Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK pada 2025 mengungkap fakta menarik. Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet yang masih berusia 36 tahun, tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp 15,38 miliar. Angka yang cukup fantastis untuk usianya.
Yang menarik, mayoritas hartanya justru berasal dari aset tanah dan bangunan. Nilainya saja sekitar Rp 8,2 miliar. Dan dari lima properti yang dimilikinya, empat di antaranya didapatkan melalui hibah. Lokasinya tersebar, mulai dari Sragen, Minahasa, hingga Bekasi.
Menurut data itu pula, Teddy sama sekali tidak punya utang. Nihil.
Mari kita lihat rinciannya.
A. Tanah dan Bangunan (Total: Rp 8,2 Miliar)
- Tanah/bangunan 578 m²/90 m² di Sragen, hibah: Rp 600 juta.
- Tanah 3.560 m² di Sragen, hibah: Rp 1,325 miliar.
- Tanah 2.586 m² di Minahasa, hibah: Rp 975 juta.
- Tanah/bangunan 300 m²/300 m² di Bekasi, hibah: Rp 3,5 miliar.
- Tanah/bangunan 300 m²/25 m² di Bekasi, hasil sendiri: Rp 1,8 miliar.
B. Alat Transportasi & Mesin (Total: Rp 1,33 Miliar)
- Toyota Jeep L.C. HDTP (2014): Rp 800 juta.
- Toyota Fortuner (2015): Rp 350 juta.
- Honda CRV (2010): Rp 180 juta.
Di sisi lain, untuk harta bergerak lainnya nilainya cukup signifikan, yakni Rp 4,68 miliar. Sementara untuk pos kas dan setara kas, tercatat Rp 1,17 miliar. Surat berharga dan harta lainnya? Nol.
Jadi, jika dijumlahkan semua, totalnya persis seperti yang disebutkan di awal: Rp 15.380.000.000. Tanpa ada potongan utang sedikitpun.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmi Buka Rakor GTRA 2026, Dorong Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini, Tak Ada Potensi Hujan Signifikan
Dua Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sidoarjo, Berawal dari Mobil Diduga Dikemudikan Sopir Mengantuk
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton