Jalanan di Perumahan Grand Permata Residence, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, tak lagi bisa dilalui dengan mudah. Air menggenang tinggi, memaksa warga yang harus keluar rumah untuk berjuang melintasinya. Kejadian ini berlangsung pada Jumat lalu, 23 Januari 2026.
Ketinggian airnya bervariasi, dari sebetis orang dewasa hingga mencapai paha. Kawasan yang biasanya ramai itu berubah jadi kolam luas. Suasana pun tampak kalang kabut.
Menurut sejumlah saksi, hujan yang mengguyur daerah itu memang luar biasa derasnya. Tak butuh waktu lama, genangan pun mulai merayap masuk ke permukiman.
Di sisi lain, data resmi dari BPBD Kabupaten Bekasi memperjelas skala kerusakannya. Mereka mencatat, bukan cuma satu dua titik yang kebanjiran. Tercatat ada 31 desa yang terendam, tersebar di 13 kecamatan berbeda. Curah hujan tinggi disebut-sebut sebagai pemicu utamanya.
Kondisinya cukup parah. Bayangkan saja, puluhan desa harus berhadapan dengan genangan air yang datang tiba-tiba. Aktivitas warga jelas lumpuh total.
Artikel Terkait
KAI Tutup 1.800 Perlintasan Liar yang Dinilai Picu Kecelakaan Kereta Api
Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Sebagian Besar Wilayah Sulsel Sepanjang Hari
Tiga Petugas Lapas Blitar Diperiksa Usai Jual Beli Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
DPR Desak Evaluasi Total Izin Taksi Green SM Usai Kecelakaan Maut di Stasiun Bekasi Timur