Ratusan Lingkungan di Jakarta Masih Tergenang, Aktivitas Lumpuh

- Kamis, 22 Januari 2026 | 21:30 WIB
Ratusan Lingkungan di Jakarta Masih Tergenang, Aktivitas Lumpuh

Banjir Belum Surut, Ratusan RT di Jakarta Masih Tergenang

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi tadi ternyata belum juga reda. Akibatnya, Kamis malam ini, sejumlah wilayah di Jakarta masih terlihat seperti danau. Genangan air di mana-mana, membuat aktivitas warga lumpuh total.

Menurut data terbaru yang dirilis BPBD DKI Jakarta sekitar pukul delapan malam, situasinya cukup luas. Ratusan lingkungan warga atau RT dan puluhan ruas jalan utama masih terendam.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 132 RT dan 22 ruas jalan tergenang,”

kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, lewat keterangan tertulisnya.

Di sisi lain, petugas sudah dikerahkan ke lapangan. Mereka bukan cuma memantau, tapi juga langsung turun tangan melakukan penanganan darurat bareng instansi terkait. Upaya untuk menanggulangi dampak terburuk ini terus dilakukan.

Namun begitu, warga diimbau untuk tetap waspada. Potensi banjir susulan masih mengintai. Kalau butuh bantuan mendesak, jangan ragu untuk menghubungi layanan darurat 112. Layanan ini gratis dan bisa diakses kapan saja, 24 jam nonstop.

Lalu, daerah mana saja yang paling parah? Berikut rincian wilayah yang masih terendam berdasarkan catatan BPBD.

Sebaran Genangan per Wilayah Kota

Jakarta Barat (31 RT): Duri Kosambi paling dalam, airnya mencapai 1,5 meter di Rawa Buaya. Daerah Kapuk, Kedaung Kali Angke, hingga Kedoya Utara juga kebanjiran, umumnya karena curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.

Jakarta Pusat (27 RT): Seluruhnya terkonsentrasi di Karet Tengsin. Ketinggian air bervariasi, dari 30 sampai 70 sentimeter.

Jakarta Selatan (46 RT): Wilayah ini yang paling banyak RT terdampak. Petogogan dan Pela Mampang termasuk yang parah, dengan genangan mencapai 90 cm akibat luapan kali. Pondok Pinang dan Cipete Utara juga tak kalah banjir.

Jakarta Timur (26 RT): Beberapa titik seperti Kampung Melayu dan Bidara Cina mengalami genangan cukup dalam, hingga satu meter. Penyebabnya campuran antara hujan deras dan luapan sejumlah kali, termasuk Ciliwung.

Jakarta Utara (2 RT): Hanya Kapuk Muara yang melaporkan genangan, dengan ketinggian sekitar 40 cm.

Jalan-Jalan yang Tergenang

Tidak hanya permukiman, lalu lintas pun terganggu. Ada 22 ruas jalan yang terendam. Beberapa titik yang cukup signifikan antara lain:

  • Jl. Daan Mogot KM 13 di Cengkareng Timur (50 cm)
  • Jl. Strategi Raya dan Basoka Raya di Joglo, Jakarta Barat (masing-masing 65 cm)
  • Jl. Taruna Pahlawan Revolusi dekat SMPN 117, Pondok Bambu (60 cm)
  • Beberapa ruas di Joglo, Petogogan, dan Kebon Pala juga tak bisa dilalui dengan normal.

Kondisi ini jelas mempersulit pergerakan, terutama bagi mereka yang harus beraktivitas di malam hari. Hingga berita ini diturunkan, hujan masih sesekali mengguyur. Warga pun hanya bisa menunggu dan berharap air cepat surut.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar