Prabowo Siap Paparkan "Prabowonomics" di Panggung Dunia
Dalam lawatannya ke Eropa, Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Laksmana mengonfirmasi satu hal. Di ajang World Economic Forum di Davos, Swiss nanti, Prabowo Subianto akan berbicara. Topiknya? Gagasannya sendiri soal ekonomi, yang dia beri label "Prabowonomics".
“Beliau akan menceritakan capaian pemerintah dalam setahun terakhir. Itulah yang disebut Prabowonomics,” ujar Teddy, saat ditemui di London.
Nah, ini yang menarik. Sebagai pengamat, saya sendiri agak bingung. Apa sebenarnya yang mau dibanggakan?
Setahun berkuasa, pertumbuhan ekonomi kita ya biasa-biasa saja. Kalau mau jujur, bahkan cenderung B-minus dibanding performa era sebelumnya. Rupiah? Masih terengah-engah. Utang negara malah makin membubung, defisit anggaran hampir sentuh angka 3%. Lalu, bagian mana yang layak dipamerkan ke forum global?
Di sisi lain, ada rasa heran yang lain. Dulu, IHSG sering jadi bahan hinaan. Sekarang, mungkin angka 9200 akan dijadikan bukti keberhasilan. Lucu, bukan? Tapi ya, politik memang kerap berbalut paradoks.
Menurut saya, baru layak ada sedikit kebanggaan kalau pertumbuhan ekonomi kita bisa menyentuh 6%. Itu pun sebenarnya standar biasa di era 2004-2014. Jadi, jangan terlalu cepat berpuas diri.
Yang jelas, memberi nama teori ekonomi dengan nama sendiri di panggung sebesar WEF itu... ya, terdengar sangat narsis. Tapi, mari kita tunggu saja isi pidatonya. Akan seperti apa Prabowonomics itu dijelaskan di hadapan para pemimpin dunia.
(Tere Liye)
Artikel Terkait
Bupati Bone Terobos Banjir di Watampone, Borong Kue Pedagang untuk Korban
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Bone, Pemkab Tetapkan Status Siaga Satu
Rayo Vallecano Pastikan Tiket Final UEFA Conference League 2026 Usai Kalahkan Strasbourg
João Félix Cetak Hattrick, Al Nassr Kalahkan Al Shabab 4-2