"Ini merupakan pertanda nyata bahwa hubungan antara kedua negara berkembang dengan cepat," imbuhnya.
PM Inggris itu tampak antusias, terutama untuk mendalami potensi kerja sama di bidang pendidikan. "Anda sangat kami sambut, dan saya menantikan diskusi lebih lanjut antara kita," lanjut Starmer.
Di sisi lain, Prabowo tak lupa menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pemerintah Inggris. Ia merasa dua hari terakhir di London diisi dengan pertemuan-pertemuan yang padat dan berisi.
"Terima kasih telah menerima saya hari ini. Saya telah menghadiri sejumlah pertemuan yang sangat produktif hari ini dan kemarin," ujar Prabowo.
Pertemuan itu sendiri berlangsung dalam suasana yang cukup cair. Nuansa naratifnya jelas: kedua pemimpin ingin menunjukkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tapi punya momentum yang konkret.
Artikel Terkait
Harapan Baru di Balik Setir: Tukang Becak Malang Sambut Era Listrik dengan Senyum Syukur
Trump di Davos: Hanya AS yang Bisa Lindungi Greenland
Prabowo dan Raja Charles Bahas Nasib Gajah Sumatera di London
Tarbiyah dan Pengorbanan: Dua Sisi yang Tak Terpisahkan dalam Mendidik Jiwa