"Beliau yang memberikan pemahaman komprehensif mengapa Ilmu saya, Neuropolitika, menggunakan Data Digital dengan metodologi Assessment at Distance," katanya.
Menurut pengakuannya, total dukungan ini cukup masif. Tiga guru besar itu hanyalah bagian dari rombongan yang lebih besar.
"Selain 3 orang GURU BESAR tersebut, masih ada sekitar 17 AHLI, para Profesor yang akan hadir di POLDA," sebut Tifa dengan tegas. "Mereka siap memberikan kesaksian dan keahlian yang MENDUKUNG penelitian yang dilakukan oleh saya, dr. Tifa, Roy Suryo, dan Rismon Sianipar."
Di akhir pernyataannya, ia meminta publik untuk menunggu perkembangan selanjutnya. Pesannya singkat.
"Tunggu infonya," tutup dokter Tifa.
Artikel Terkait
Macan Tutul Jawa Terluka Parah Tertangkap Kamera, Diduga Korban Tembakan Pemburu Liar
Kotak Hitam ATR 42-500 Ditemukan Utuh di Lereng Bulusaraung
Farhat Abbas Beri Gelar Termul Baru untuk Eggi Sudjana Usai Dukung Keaslian Ijazah Jokowi
Pramugari ATR 42-500 Akhirnya Teridentifikasi Setelah Ditemukan di Jurang Bulusaraung