Buronan Pembunuh Sadis Rumania Ditangkap di Bali Setelah Sembunyi Lewat Pernikahan Siri

- Rabu, 21 Januari 2026 | 10:12 WIB
Buronan Pembunuh Sadis Rumania Ditangkap di Bali Setelah Sembunyi Lewat Pernikahan Siri

Di sebuah rumah di Denpasar, Kamis lalu, petugas Polda Bali akhirnya menangkap Costinel Cosmin Zuleam. Warga negara Rumania berusia 33 tahun itu sudah lama jadi buruan. Ia bukan buronan sembarangan.

Menurut Kombes Ariasandy, Kabid Humas Polda Bali, Zuleam adalah otak dari sebuah pembunuhan yang mengerikan. Korban adalah seorang pengusaha lokal di Rumania, pria paruh baya.

“Tersangka atas nama Zuleam Costinel Cosmin merupakan tokoh utama dalam kasus pembunuhan berencana dan perampokan sadis yang menguncang publik Rumania,”

Begitu penjelasan Ariasandy di Mapolda, Selasa (20/1).

Dibalik Aksi Sadis di Sibiu

Kronologinya sendiri sudah bikin merinding. Dirkrimum Polda Bali, Kombes I Gede Adhi Mulyawarman, memaparkan aksi itu terjadi pada 6 November 2025 di Sibiu, Rumania. Zuleam beraksi bersama dua rekannya sesama WN Rumania.

Mereka menyusup ke rumah sang pengusaha. Bukan sekadar merampok. Korban disiksa habis-habisan sampai tewas, semua demi menguasai aset kripto miliknya. Bahkan anak perempuan korban tak luput dari teror, diancam dengan senjata api.

“Dalam aksinya, para pelaku membawa kabur jam tangan mewah senilai 200 ribu euro,”

tambah Mulyawarman.

Kekerasannya yang ekstrem membuat Zuleam masuk daftar buronan paling berbahaya. Surat perintah penangkapannya sudah dikeluarkan Pengadilan Sibiu sejak November 2023. Sementara dua pelaku lainnya, kabarnya sudah ditangkap di Irlandia dan Skotlandia. Mereka dihukum seumur hidup.

Pemburu yang Diburu

Nama Zuleam bukan cuma jadi buah bibir di Rumania. Brigjen Untung Widyatmoko dari NBC Interpol Indonesia menyebut pria ini adalah buronan paling dicari se-Eropa. Alasannya jelas: tingkat sadisme dalam penyiksaan itu sangat langka untuk wilayah Sibiu. Korban meninggal karena mati lemas akibat siksaan.

Dampaknya pun dalam. Anak korban mengalami trauma berat dan masih berjuang untuk pulih secara psikologis hingga sekarang.

“Kami memperoleh data dan permohonan dari NBC Bucharest, Rumania bahwa yang bersangkutan merupakan pelaku tindak pidana pembunuhan dan perampokan yang masuk daftar Most Wanted di Rumania maupun Eropa,”

kata Untung.

Bersembunyi di Balik Pernikahan dan Pantai Bali

Lalu, bagaimana bisa dia sampai ke Bali? Jejaknya dirunut oleh Kombes Ricky Purnama dari NBC Interpol Indonesia. Zuleam masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta pada 14 November 2023, setelah transit dari Chengdu, China.

Dia sempat mampir di Jakarta beberapa hari, lalu memutuskan menuju Bali. Pulau ini bukan pilihan acak; dia pernah berwisata ke sini pada 2018. Uniknya, ada catatan tiket dia dari Denpasar ke Kuala Lumpur di tanggal yang sama dengan kedatangannya. Tapi data imigrasi tak menunjukkan dia pernah keluar. Artinya, dia kemungkinan besar masih bersembunyi di Bali.

Pencarian pun dimulai. Polisi sempat kesulitan karena Zuleam berpindah-pindah seperti turis biasa. Ujungnya, petunjuk justru datang dari unggahan Facebook yang dilaporkan oleh NBC Bucharest.

“Setelah mendapatkan informasi tambahan dari NBC Bucharest melalui unggahan Facebook, subjek terdeteksi masih berada di Indonesia sehingga NBC Indonesia kembali melakukan pencarian dan berhasil melakukan penangkapan di Bali,”

jelas Ricky.

Yang menarik, untuk bertahan hidup dan menjaga profil rendah, Zuleam ternyata menikah siri dengan seorang janda Warga Negara Indonesia. Pernikahan itu berlangsung sekitar satu hingga dua tahun terakhir. Dia hidup dengan sangat hati-hati, tidak mencolok, seolah hanya turis yang menikmati Bali. Padahal, status imigrasinya sudah overstay sejak 2023.

Yang paling menyedihkan, sang istri siri sama sekali tidak tahu latar belakang suaminya. Dia shock berat ketika mengetahui pria yang dinikahinya adalah buronan kasus pembunuhan internasional.

Kini, perjalanan Zuleam di Bali sudah berakhir. Atas kerjasama Interpol, dia diserahkan kepada kepolisian Rumania untuk diadili. Selasa malam lalu, dengan pengawalan ketat, dia dipulangkan ke negaranya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar