Jadwal Presiden Prabowo selama di Inggris pun cukup padat. Selain bertemu dengan Raja Charles III dan tentu saja PM Starmer, dia juga akan berjumpa dengan berbagai kalangan. Mulai dari perwakilan dunia pendidikan, para pelaku bisnis, hingga aktivis organisasi lingkungan. Pertemuan-pertemuan ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dibangun ingin menyentuh banyak aspek.
Mengingat ini sudah kunjungan kedua Prabowo, harapan pihak Inggris pun mengemuka. Dominic Jermey secara halus menyampaikan keinginannya agar Presiden RI itu berkenan mengundang PM Starmer untuk datang ke Indonesia.
Jadi, selain memperkuat dokumen kerja sama, lawatan ini juga dipandang sebagai batu loncatan untuk membalas kunjungan ke Jakarta di masa mendatang. Semuanya berjalan, tentu saja, dengan harapan hubungan kedua negara makin erat dan konkret.
Artikel Terkait
Demokrasi di Balik Layar: Ketika Oligarki Mengatur Panggung Politik Indonesia
KUHAP Baru Resmi Berlaku, Keadilan Restoratif dan Hukum Adat Jadi Pilar Utama
Presiden Prabowo Bakal Pantau Kinerja Kemenkum HAM Lewat Layar Kecil
KPK Tangkap Dua Kepala Daerah, Disebut Titipan yang Dulu Mengemis Endorse