Kecelakaan Maut di Andalusia: 40 Tewas dan Dugaan Kerusakan Rel di Balik Tragedi Kereta Cepat

- Selasa, 20 Januari 2026 | 02:54 WIB
Kecelakaan Maut di Andalusia: 40 Tewas dan Dugaan Kerusakan Rel di Balik Tragedi Kereta Cepat

Angka korban terus bertambah. Otoritas Spanyol baru saja mengumumkan update terbaru soal musibah Kereta Cepat di Adamuz, Andalusia. Lokasinya sekitar 360 kilometer dari Madrid. Yang pasti, situasinya sangat tragis.

Kepala Pemerintahan Regional Andalusia, Juan Manuel Moreno, memberikan pernyataan resmi.

"Saat ini ada 40 orang yang terkonfirmasi tewas. Tapi untuk jumlah yang benar-benar pasti, kami masih butuh waktu 24 sampai 48 jam ke depan untuk proses identifikasi," ujarnya.

Perhitungan itu masih bisa berubah. Namun begitu, musibah ini sudah menorehkan duka yang sangat dalam.

Rekaman drone dari kepolisian Spanyol menggambarkan kehancuran yang luar biasa. Rangkaian kereta terpencar sejauh 500 meter. Salah satu gerbong terbelah dua, sementara lokomotifnya remuk total. Pemandangan di lokasi benar-benar mengerikan.

Di sisi lain, informasi soal kereta yang mengalami kecelakaan mulai terungkap. Kereta Iryo itu disebut-sebut masih cukup muda, usianya baru empat tahun. Jalur di Adamuz tempat kejadian pun katanya baru direnovasi tahun lalu. Bahkan, kereta tersebut baru menjalani inspeksi rutin pada Kamis lalu.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Tim investigasi mulai menemukan titik terang. Beberapa ahli yang turun langsung menemukan adanya kerusakan pada sambungan jalur. Kerusakan itu diduga menyebabkan pelebaran rel saat kereta berkecepatan tinggi melintas di atasnya.

Temuan ini bisa menjadi petunjuk kunci. Meski begitu, penyebab pastinya masih harus diteliti lebih lanjut.

Kalau dilihat dari catatan sejarah, kecelakaan ini sungguh dahsyat. Ini adalah salah satu dari 20 kecelakaan kereta paling mematikan di Eropa dalam delapan dekade terakhir. Bagi Spanyol sendiri, ini jadi musibah terburuk sejak tahun 2013.

Peristiwa memilukan sepuluh tahun lalu itu masih melekat di ingatan. Sebuah kereta anjlok di sebelah barat laut kota Santiago de Compostela. Kala itu, 80 nyawa melayang dalam sekejap.

Kini, Adamuz menambah daftar panjang duka di atas rel.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar