Hujan tak henti-hentinya mengguyur Jakarta sejak malam hingga pagi hari Minggu (18/1). Akibatnya, seperti yang bisa ditebak, beberapa titik pun kebanjiran.
Meski hujan sudah berhenti sejak pagi, genangan air ternyata bertahan lama. Sampai siang bolong, misalnya, Jalan Boulevard Barat Raya di Jakarta Utara tepatnya di depan Mall Of Indonesia (MOI) masih terendam.
Dari pantauan di lokasi sekitar pukul setengah satu siang, air masih menggenang setinggi kurang lebih 40 sentimeter. Tapi ada kabar baik: genangan itu perlahan-lahan mulai surut.
Rupanya, banjir merentang dari depan kantor Stasiun Pompa MOI hingga ke area Flyover Boulevard Barat Raya. Beberapa mobil terpaksa melintas dengan sangat hati-hati, menerobos genangan yang masih cukup dalam.
Di sisi lain, dampaknya juga merembes ke permukiman warga sekitar. Sunar (74), salah seorang warga, mengaku kawasan tempat tinggalnya sempat tergenang. Bagi pria yang sudah menetap di sini sejak tahun 1970-an ini, banjir pagi tadi adalah yang terparah yang pernah ia alami.
"Ini banjir terbesar. Sejak jam 6-an pagi," katanya.
Menurut Sunar, air yang membanjiri kawasan itu berasal dari luapan Kali Sunter yang letaknya persis di depan rumahnya. Untungnya, air tidak sampai masuk ke dalam rumah.
Ketika tim redaksi tiba di lokasi permukiman, kondisi sudah jauh lebih baik. Banjirnya sendiri sudah menyusut sekitar tengah hari.
"Ini tadi jam 11-an surut. Langsung dibersihin ini, kalau enggak banyak lumpurnya," ujar Sunar sambil menunjuk sisa-sisa kotoran yang menempel di jalan.
Artikel Terkait
Persik Kediri Siap Tempur Hadapi PSM Makassar demi Jauh dari Zona Degradasi
Disnakerin Madiun Sidak Pabrik Plastik di Wonosari, Terindikasi Lagi Tahan Ijazah Karyawan
ART di Maros Curi Perhiasan dan Uang Majikan, Kabur ke Makassar
Indikasi Perjokian dan Pemalsuan Dokumen Warna Hari Pertama UTBK SNBT 2026 di Unesa