Budi, salah seorang warga, memilih tak menunggu lebih lama. Air di dalam rumahnya sudah hampir setinggi satu meter. Dia akhirnya mengajak istri dan anak balitanya pergi, mencari tempat yang lebih aman di rumah saudara.
Kata-katanya singkat, tapi cukup menggambarkan keputusasaan saat itu.
Menurut data terbaru dari BPBD Kendal, banjir kini sudah merambah lima kecamatan. Selain Brangsong, wilayah terdampak meliputi Ngampel, Pegandon, Kota Kendal, dan Kaliwungu Selatan. Cakupannya makin luas.
Penyebabnya tak lain adalah curah hujan tinggi yang memicu luapan di sejumlah sungai besar. Derasnya arus juga disebut-sebut membuat beberapa pintu air jebol. Kombinasi itulah yang akhirnya membawa banjir masuk ke pemukiman warga.
Artikel Terkait
Investasi Jawa Barat Tembus Rp 296,8 Triliun, Lampaui Target di 2025
Jejak Digital Fufufafa dan Chilipari: Benang Merah yang Mengarah ke Gibran?
Demokrasi di Ujung Tangan: Ketika Suara Rakyat Hanya Ditakar dari Beras dan Minyak
Lamongan Diperpanjang Status Tanggap Darurat, Genangan Air Belum Surut di Enam Kecamatan