Di dalam kandangnya di Kebun Binatang Schoenbrunn, Wina, seekor anak macan tutul Amur berusia dua bulan terlihat sedang beristirahat. Ini adalah Rabu, 14 Januari 2026. Kehadirannya bukan sekadar atraksi biasa, melainkan sebuah pencapaian penting bagi program konservasi.
Lahir pada November tahun lalu, anak jantan ini sempat menghilang dari pandangan. Ia menghabiskan beberapa minggu pertama hidupnya dengan bersembunyi di sarang, seperti naluri alami untuk bertahan hidup.
Kelahirannya sendiri adalah kabar gembira yang sudah lama dinanti. Menurut pengelola kebun binatang, ini adalah kelahiran pertama anak macan tutul Amur di sana sejak tahun 2018. Kelahirannya menjadi mungkin setelah ada perubahan kebijakan.
Beberapa tahun lalu, European Endangered Species Programme sempat memberlakukan larangan perkembangbiakan untuk spesies ini. Larangan itu akhirnya dicabut. Nah, pencabutan itulah yang membuka jalan bagi kelahiran anak macan tutul yang menggemaskan ini.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Tinjau Ulang Keterlibatan Indonesia di Board of Peace
KAMMI Sulsel Desak Pengusutan Tuntas Tewasnya Remaja Diduga Ditembak Oknum Polisi di Makassar
Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi dengan Jokowi, Megawati, dan SBY di Istana
Bekas Tambang Marmer di Maros Bertransformasi Jadi Destinasi Wisata Instagrammable