Rabu pagi (14/1/2026) lalu, suasana di Induk Patroli Jalan Raya Cikampek terasa berbeda. Kehadiran Irjen Agus Suryonugroho, sang Kakorlantas Polri, bukan sekadar inspeksi rutin. Kunjungannya punya tujuan jelas: memastikan semua sudah siap menyambut Operasi Ketupat 2026. Dari kesiapan personel hingga sarana pendukung, semuanya dicek dengan teliti.
“Saya sengaja hadir untuk mengambil apel di Induk Cikampek ini,” ujar Agus di hadapan para personel.
“Ini bentuk kebanggaan dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Dirgakkum dan jajaran, khususnya Kainduk beserta seluruh anggota. Anda semua sangat membanggakan.”
Kalimat itu bukan basa-basi. Menurutnya, dalam setiap operasi besar mulai dari Operasi Keselamatan, Ketupat, Patuh, Zebra, hingga pengamanan Natal dan Tahun Baru jajaran Korlantas selalu tampil dengan motivasi tinggi. Mereka juga dinilai mampu mengambil diskresi yang tepat, baik dalam tugas harian maupun saat mengamankan acara berskala nasional.
Di sisi lain, Agus tak cuma bicara. Ia blusukan. Beberapa fasilitas pendukung seperti kendaraan patroli, ruang komando, hingga sistem komunikasi turut menjadi perhatiannya. Semua aspek itu dinilai krusial. Tanpa dukungan yang mumpuni, operasi sebesar Ketupat 2026 mustahil berjalan mulus.
“Sebagai Kakorlantas, kami sudah melakukan analisis dan evaluasi pelaksanaan Operasi Lilin,” tuturnya, merujuk pada persiapan Operasi Lebaran alias Ketupat.
“Situasi dan kondisi mungkin beda tahun ini, tapi pola operasinya relatif sama.”
Artikel Terkait
Jenazah Pendaki Muda Terkatung di Lereng Slamet, Cuaca Buruk Tunda Evakuasi
Telepon dari Tengah Ombak Selamatkan Dua Nelayan Kolaka Utara
Guru SMK Jambi Bawa Celurit Usai Dikeroyok Murid di Kelas
Randu Alas Raksasa di Magelang: Dipertahankan atau Ditebang demi Keselamatan?