Presiden Prabowo Kagumi Bocah Komandan PBB, Langsung Beri Beasiswa Polisi

- Rabu, 14 Januari 2026 | 14:24 WIB
Presiden Prabowo Kagumi Bocah Komandan PBB, Langsung Beri Beasiswa Polisi

Senin lalu di Banjarbaru, suasana di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosian ramai bukan main. Presiden Prabowo Subianto hadir untuk meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Tapi dari semua atraksi yang ditampilkan, justru seorang anak berusia 12 tahun yang paling menyita perhatian, terutama perhatian sang Presiden.

Dialah Rachmad Albi Fakhri, komandan peleton atau danton dari Polisi Cilik yang tampil memimpin baris-berbaris variasi. Gerakannya disiplin, kompak, dan penuh wibawa. Penampilannya itu langsung mencuri mata Presiden Prabowo yang menyaksikan dari depan.

“Hebat sekali itu, komandannya suruh hadap saya,” ujar Presiden dengan nada kagum, usai atraksi berdurasi 10 menit itu selesai.

“Saya kira tidak kalah dengan SMA Taruna Nusantara. Sikapnya itu lho. Balik kanannya itu luar biasa, saya belum pernah lihat,” tambahnya sambil memperagakan sikap tegap di hadapan para tamu undangan.

Rasa kagum itu bahkan dibandingkannya dengan seorang menteri. “Nggak yakin, balik kananmu sama dengan anak ini, tapi kamu sudah menteri, saya tidak mau uji kamu,” canda Prabowo kepada Menteri Luar Negeri Sugiono, yang disambut gelak tawa hadirin.

Usai acara, Presiden pun menyapa langsung Albi. Ia memberikan hormat, berjabat tangan, bahkan sempat merapikan baret yang dikenakan bocah asal Kota Pasuruan itu. Saat ditanya soal cita-citanya, Albi dengan lantang menyebut ingin menjadi polisi. Mendengar itu, Prabowo langsung memberinya beasiswa pendidikan kepolisian.

“Kamu mendapatkan beasiswa polisi,” kata Albi, menirukan ucapan Presiden kepadanya.

“Senang, tidak menyangka saya bertemu Bapak Presiden,” tutur anak kelas VII SRMP 28 Kota Pasuruan ini, masih takjub.

Di balik penampilan memukau itu, ada proses latihan yang cukup berat. Menurut Aipda Setiyo Budi Utomo, koordinator pelatih, Albi dan kawan-kawannya telah berlatih intensif selama dua bulan terakhir.


Halaman:

Komentar