Bandar Seri Begawan mengumumkan sebuah berita penting mengenai kesehatan Sultan mereka. Pada Senin lalu, tepatnya 13 Januari, Kantor Perdana Menteri Brunei menyampaikan bahwa Sultan Hassanal Bolkiah akan menjalani sebuah operasi. Jadwalnya ditetapkan pada hari Minggu, 18 Januari 2026 mendatang.
Operasi ini bukanlah hal yang mendadak. Menurut penjelasan resmi, ini adalah perawatan kesehatan yang sudah direncanakan sebelumnya. Lokasinya di Jerudong Park Medical Centre.
Menteri di Jabatan Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan II, Halbi bin Haji Mohd. Yussof, yang memberikan konfirmasi tersebut. Dia juga menyebutkan detail penting tentang prosedur medis yang akan dijalani Sultan.
“Baginda akan menjalani perawatan kesehatan yang telah direncanakan sebelumnya di Jerudong Park Medical Centre pada hari Minggu, 18 Januari 2026,” ujar Halbi.
Lalu, seperti apa operasinya? Menteri Kesehatan, Dr. Awang Haji Mohammad Isham bin Haji Jaafar, menerangkan bahwa ini adalah prosedur penggantian total sendi lutut kanan. Atau dalam istilah medisnya, right total knee replacement.
Tujuannya jelas: mengembalikan fungsi lutut agar mobilitas Sultan lebih baik. Pada akhirnya, diharapkan prosedur ini membawa kenyamanan dan manfaat jangka panjang bagi kesehatan beliau.
Untuk memastikan semuanya berjalan optimal, Brunei mendatangkan seorang ahli ternama. Profesor Andrew Freiberg, pakar bedah ortopedi dari Amerika Serikat, akan memimpin operasi ini. Namanya cukup dikenal di dunia medis, khususnya dalam bidang bedah penggantian dan rekonstruksi sendi.
Nah, selama masa pemulihan nanti, Sultan akan mengambil waktu untuk beristirahat. Imbasnya, kehadiran beliau di acara-acara kenegaraan maupun acara resmi lainnya untuk sementara akan dibatasi.
“Walaupun demikian, Baginda akan tetap menjalankan tugas-tugas resmi selama periode tersebut,” tegas Halbi dalam pernyataannya.
Di akhir pengumuman, Halbi pun menyerukan pada seluruh rakyat Brunei. Dia meminta doa dan dukungan dari semua lapisan masyarakat agar operasi Sang Sultan lancar tanpa kendala.
Kabarnya, kondisi lutut Sultan ini memang sempat menjadi perhatian publik. Ingatkah dengan insiden di Oktober 2025 silam? Saat itu, Sultan Bolkiah terjatuh saat menuruni tangga di sebuah acara wisuda kampus. Rekaman videonya sempat viral; terlihat beliau oleng dan pecinya terlepas. Tapi yang menarik, Sultan tampak tenang dan bahkan menolak bantuan pengawalnya yang sigap.
Sultan Hassanal Bolkiah sendiri bukanlah pemimpin biasa. Dia adalah Sultan ke-29 Brunei Darussalam, memimpin salah satu monarki absolut terakhir yang masih bertahan di dunia. Masa jabatannya termasuk yang terlama dalam sejarah, hanya berada di belakang Ratu Elizabeth II. Selain itu, namanya kerap menghiasi daftar orang-orang terkaya di planet ini.
Artikel Terkait
Diskominfo Tebing Tinggi Digeledah Polda Sumut Usai OTT Pejabat
Masyarakat Sipil Temui KWI, Soroti Krisis Moral dan Hukum dalam Tata Kelola Negara
Unpad Nonaktifkan Guru Besar Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Mahasiswi Asing
Situasi Yahukimo Kembali Tenang Pasca Kontak Tembak dengan KKB