Nessie Judge Minta Maaf Pakai Foto Junko Furuta di Konten Horor NCT DREAM
Kreator konten Nessie Judge meminta maaf publik setelah menggunakan foto mendiang Junko Furuta dalam video horor spesial Halloween bersama NCT DREAM. Konten ini memicu kemarahan warganet Jepang yang menilai penggunaan foto korban kasus nyata sebagai tidak pantas.
Kronologi Kontroversi Nessie Judge dan Foto Junko Furuta
Nessie Judge mengaku menggunakan foto Junko Furuta, korban kasus pelecehan seksual tahun 1989 di Jepang, dalam konten horor NERROR. Tindakan ini langsung menuai kecaman luas, terutama dari warganet Jepang yang menegaskan bahwa Junko Furuta bukan ikon horor melainkan korban kejahatan nyata.
Permintaan Maaf Kedua Nessie Judge
Setelah permintaan maaf pertamanya dianggap kurang memadai, Nessie Judge kembali menyampaikan permintaan maaf resmi melalui video pada Jumat (7/11). Dalam pernyataannya, ia mengakui kesalahan tanpa berusaha membela diri.
Pengakuan Kesalahan dan Janji Perbaikan
Nessie Judge menyatakan: "Saya menyadari permintaan maaf sebelumnya belum sepenuhnya menenangkan atau mewakili rasa sakit yang ditimbulkan. Menggunakan foto korban nyata dalam konteks seperti itu justru menimbulkan lebih banyak rasa sakit daripada penghormatan."
Ia berjanji akan belajar menciptakan konten dengan lebih banyak empati, rasa hormat, dan pemahaman yang mendalam ke depannya.
Dampak dan Tanggung Jawab
Nessie mengakui kegagalannya dalam menunjukkan empati terhadap korban dan keluarga. "Apa pun niatnya, faktanya hal ini telah membawa dampak negatif, dan untuk itu saya bertanggung jawab sepenuhnya," tutupnya dengan penuh penyesalan.
Artikel Terkait
Keluarga Almarhumah Tika Bantah Klaim Restu Poligami Pesulap Merah
Haris Perintahkan Tes DNA untuk Edwin, Curigai Adiknya Terlibat Kasus Aira
Virgoun Penuhi Panggilan Komnas Anak Terkait Laporan Inara Rusli
Kolaborasi Anggis Devaki dan Gery Gany Sukses Hidupkan Kembali Dirimu Yang Dulu