Nessie Judge Minta Maaf Usai Gunakan Foto Junko Furuta di Konten Horor NCT DREAM, Tuai Kecaman

- Minggu, 09 November 2025 | 07:40 WIB
Nessie Judge Minta Maaf Usai Gunakan Foto Junko Furuta di Konten Horor NCT DREAM, Tuai Kecaman

Nessie Judge Minta Maaf Pakai Foto Junko Furuta di Konten Horor NCT DREAM

Kreator konten Nessie Judge meminta maaf publik setelah menggunakan foto mendiang Junko Furuta dalam video horor spesial Halloween bersama NCT DREAM. Konten ini memicu kemarahan warganet Jepang yang menilai penggunaan foto korban kasus nyata sebagai tidak pantas.

Kronologi Kontroversi Nessie Judge dan Foto Junko Furuta

Nessie Judge mengaku menggunakan foto Junko Furuta, korban kasus pelecehan seksual tahun 1989 di Jepang, dalam konten horor NERROR. Tindakan ini langsung menuai kecaman luas, terutama dari warganet Jepang yang menegaskan bahwa Junko Furuta bukan ikon horor melainkan korban kejahatan nyata.

Permintaan Maaf Kedua Nessie Judge

Setelah permintaan maaf pertamanya dianggap kurang memadai, Nessie Judge kembali menyampaikan permintaan maaf resmi melalui video pada Jumat (7/11). Dalam pernyataannya, ia mengakui kesalahan tanpa berusaha membela diri.

Pengakuan Kesalahan dan Janji Perbaikan

Nessie Judge menyatakan: "Saya menyadari permintaan maaf sebelumnya belum sepenuhnya menenangkan atau mewakili rasa sakit yang ditimbulkan. Menggunakan foto korban nyata dalam konteks seperti itu justru menimbulkan lebih banyak rasa sakit daripada penghormatan."

Ia berjanji akan belajar menciptakan konten dengan lebih banyak empati, rasa hormat, dan pemahaman yang mendalam ke depannya.

Dampak dan Tanggung Jawab

Nessie mengakui kegagalannya dalam menunjukkan empati terhadap korban dan keluarga. "Apa pun niatnya, faktanya hal ini telah membawa dampak negatif, dan untuk itu saya bertanggung jawab sepenuhnya," tutupnya dengan penuh penyesalan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar