Sejak siang, suasana di Kantor Pusat Ditjen Pajak terasa berbeda. Penyidik KPK sudah berada di sana, menggeledah ruang demi ruang. Aktivitas mereka baru benar-benar terlihat intens menjelang sore hari.
Dimulai sekitar pukul 12 siang, penggeledahan berlangsung di lingkungan kantor itu. Hingga cahaya matahari mulai meredup, lalu-lalang petugas masih terlihat jelas. Mereka sibuk.
Lalu, tepat pukul 16.30, ada pemandangan yang menarik perhatian. Sebanyak 12 mobil Innova hitam berbaris memasuki lobi depan. Tak lama berselang, belasan penyidik turun dari lantai atas. Mereka dikawal ketat oleh polisi bersenjata laras panjang suasana makin tegang.
Yang paling mencolok: beberapa koper dibawa serta. Diduga kuat, itu adalah barang bukti yang berhasil diamankan. Koper-koper itu langsung diangkut ke mobil. Tanpa basa-basi, rombongan itu pun bergegas pergi, meninggalkan gedung DJP.
Hingga saat ini, KPK masih tutup mulut. Tak ada penjelasan resmi soal apa yang mereka sita, atau temuan apa dari penggeledahan tadi.
Di sisi lain, respons datang dari internal DJP. Rosmauli, selaku Direktur P2 Humas, menegaskan institusinya menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan.
“DJP menghormati dan mendukung langkah KPK dalam menjalankan tugas penegakan hukum,” ujarnya.
Rosmauli menambahkan, pihaknya siap kooperatif. Dukungan penuh akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. Ini, katanya, adalah bagian dari komitmen DJP pada transparansi dan hukum.
Artikel Terkait
Habib Rizieq Desak Satgas Bencana Berkantor di Daerah Terdampak
Tiga Penghuni Terjebak Lift Macet di Apartemen Kuningan, Tim Damkar Turun Tangan
AILA Indonesia Tolak Keras Upaya Uji Materi Pasal Perkawinan yang Sah
Yayasan Al I’tisham Bogor Luncurkan Bumi Ta’aruf, Jawab Keresahan Pernikahan Umat