Liburan Akhir Tahun, Kereta Api Jadi Primadona di Yogyakarta
Kalau bicara soal mudik atau liburan panjang di Jogja, kereta api masih jadi andalan. Data resmi dari Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta membuktikannya. Selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, moda rel ini mencatatkan jumlah penumpang tertinggi. Periode pemantauannya berlangsung cukup panjang, dari 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.
Pemantauan itu sendiri dilakukan di berbagai titik. Mulai dari Terminal Giwangan dan Dhaksinarga, Terminal Jombor dan Wates, hingga bandara seperti YIA dan Adisutjipto. Stasiun besar seperti Yogyakarta (Tugu) dan Lempuyangan juga tak luput dari pengawasan. Semua data dikumpulkan dari sana.
Hasilnya? Total pergerakan penumpang yang tercatat baik yang datang maupun berangkat mencapai angka 1.279.279 orang. Rinciannya, sekitar 611 ribu orang datang ke DIY, sementara yang berangkat sedikit lebih banyak, yakni 667.769 orang.
Nah, yang menarik adalah kontribusi kereta api. Moda transportasi ini menyumbang porsi yang sangat dominan.
“Moda transportasi kereta api mencatatkan kontribusi terbesar, menyumbang 58 persen dari total volume penumpang,” jelas Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti, Senin (12/1) lalu.
“Ini menegaskan posisi kereta api sebagai moda pilihan utama masyarakat sepanjang periode Natal dan Tahun Baru kali ini,” tambahnya melalui keterangan tertulis.
Di sisi lain, mobilitas secara keseluruhan juga mengalami kenaikan yang signifikan. Dishub DIY memperkirakan total pergerakan orang selama liburan kali ini mencapai 11,37 juta orang. Angka itu naik sekitar 7,73 persen dibanding tahun sebelumnya.
Perhitungan ini didapat dari pemantauan lalu lintas kendaraan di sepuluh titik strategis. Misalnya di Simpang Prambanan di sisi timur, Tempel atau Jembatan Krasak di utara, hingga jalur alternatif seperti Samudra Raksa Kalibawang. Pemantauan juga menjangkau perbatasan Gunungkidul, seperti Rongkop dan Semin.
“Tercatat total 6.059.259 kendaraan melintas,” ujar Erni.
“Kalau dikonversikan ke dalam pergerakan orang, ya angkanya kira-kira mencapai 11.371.824 orang itu tadi,” pungkasnya.
Jadi, meski jalanan dipadati kendaraan pribadi, ternyata kereta api tetap memegang peran sentral. Terutama bagi masyarakat yang memilih bepergian dengan transportasi umum selama momen liburan yang padat itu.
Artikel Terkait
Remaja 17 Tahun Ditahan Usai Bawa Kabur Pelajar Perempuan Selama Tiga Bulan
Nottingham Forest Kandaskan Porto, Lolos ke Semifinal Liga Europa
Aston Villa Hancurkan Bologna 4-0, Lolos ke Semifinal Liga Europa
Prabowo dan KSAD Bahas Capaian TNI AD: 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah Tuntas dalam Tiga Bulan