Pemerintah lewat Kementerian PU berencana membangun sabo dam di beberapa sungai di Aceh. Tujuannya jelas: mencegah terulangnya bencana banjir bandang yang sebelumnya melanda, di mana air bah membawa gelondongan kayu dan lumpur dalam jumlah masif.
Menurut Arie Setiadi, PIC dari KemenPU, struktur bendungan khusus ini nantinya akan berada di dalam kawasan hutan lindung. Pilihan lokasi itu bukan tanpa alasan.
"Karena kondisi geologi dan topografi, sungai-sungai di Aceh ini sangat rentan Bapak dan Ibu semuanya, rentan terhadap aliran debris yang mengangkut lumpur, tanah, batu-batu besar dan log-log kayu," ujar Arie.
"Untuk meminimalkan risiko ini kita memerlukan sabo dam yang terpaksa harus masuk ke hutan lindung karena di daerah itu kemiringan sungainya sangat curam," tambah dia.
Artikel Terkait
Kemendagri Dorong Analis Kebijakan Papua Jadi Think Tank Berbasis Data
Imsak di Banjarmasin Pukul 05.04 WITA, Subuh 05.14 WITA
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini di Medan: Imsak Pukul 05:12 WIB
Atap Perpustakaan SD di Bondowoso Ambruk, Seluruh Koleksi Hancur