Dalam keadaan kacau itulah, tembakan dilepaskan. Peluru mengenai punggung kaki kiri korban. Rekaman video pasca-kejadian, yang memperlihatkan warga mengamankan sang oknum anggota, pun ramai beredar di media sosial. Viral, tentu saja.
Untungnya, kondisi J tidak sampai kritis. Dia langsung dilarikan ke Rumah Sakit Tanduale dan masih menjalani perawatan. Luka tembaknya disebut tidak fatal, tapi pemulihan tetap membutuhkan waktu.
Di sisi lain, Abdul Hakim menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan murni. “Untuk memastikan objektivitas dan transparansi, penanganan kasus ini kini diambil alih sepenuhnya oleh Polda Sultra,” ungkapnya.
Pertanyaan besarnya sekarang: apakah penggunaan senjata api saat itu sudah sesuai SOP? Atau justru ada pelanggaran disiplin, bahkan pidana, di dalamnya? Itulah yang sedang didalami penyidik.
Pihak kepolisian pun berharap masyarakat bisa tetap tenang. Mereka meminta agar publik mempercayakan seluruh proses penyelidikan kepada pihak yang berwenang.
Artikel Terkait
Janji Motor Tak Ditepati, Anak Tusuk Ayah hingga Tewas di Bulukumba
Gen Halal Championship 2025 Cetak 45 Finalis, Bukti Gaya Hidup Halal Kian Digandrungi Pelajar
Heboh Video 1 Menit 50 Detik, Teh Pucuk Harum Jadi Misteri yang Picu Bahaya Phising
Parlemen Iran Ancam AS dan Israel Jadi Sasaran Balasan Militer