Setiap Rabu, suasana di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agak berbeda. Lantunan ayat suci menggantikan gemerincing bel persidangan. Ya, pengajian rutin mingguan itu digelar sebagai bagian dari upaya pembinaan rohani. Tujuannya jelas: mencegah korupsi menjangkiti lingkungan peradilan.
Ketua PN Jakpus, Husnul Khotimah, dengan terbuka mengajak siapa saja untuk hadir. "Rabu ada pengajian. Ayo gabung, wartawan juga boleh," ujarnya kepada awak media pada Jumat lalu.
"Setiap Rabu kami ada siraman rohani ya," tambahnya.
Namun begitu, pengajian bukan satu-satunya cara. Husnul menegaskan bahwa pembinaan integritas diberikan kepada seluruh jajaran, tanpa kecuali. Dari hakim hingga staf pendukung, semua mendapat penekanan yang sama.
"Ya, tentunya kalau itu kita selalu melakukan pembinaan. Yang pertama kepada para hakim, bukan hanya kepada para hakim, juga seluruh aparat di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kita tekankan dengan pembinaan-pembinaan, penekanan integritas," jelas Husnul.
Artikel Terkait
Dunia Hanya Punya 2,8 Hari Sebelum Langit Runtuh
Trump: Iran di Ambang Kejatuhan, Rakyat Mulai Kuasai Kota
Akreditasi Tinggi, Layanan Sepi: Ilusi Mutu Perpustakaan yang Tersandera Angka
Swasembada Pangan: Dari Target Ambisius Menjadi Kenyataan yang Terukur