Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, tidak akan menjalani operasi. Keputusan ini diambil setelah pria berusia 100 tahun itu terjatuh di kediamannya pada Selasa lalu dan harus dilarikan ke rumah sakit. Menurut putranya, Mukhriz Mahathir, ayahnya mengalami patah tulang pinggul akibat insiden tersebut.
Mukhriz menjelaskan, kejadian itu berlangsung di dalam rumah, tepatnya setelah Mahathir menyelesaikan rutinitas jalan cepat hariannya. "Terutama mengingat usianya yang kini telah mencapai 100 tahun. Oleh karena itu, operasi bukanlah pilihan yang baik," ujarnya.
Dalam sebuah video yang beredar di grup WhatsApp partainya, Rabu kemarin, Mukhriz melanjutkan penjelasannya.
"Kami telah disarankan oleh spesialis rumah sakit agar beliau menjalani proses rehabilitasi standar, yang akan memakan waktu. Tujuannya, tentu saja, adalah agar beliau kembali ke kondisi kesehatannya yang biasa dan dapat terus menjalankan tugasnya seperti yang telah beliau lakukan selama ini," sambung mantan Menteri Besar Kedah itu.
Sebelumnya, pada hari Selasa, kabar soal kondisi Mahathir sudah beredar. Ajudannya, Sufi Yusoff, mengonfirmasi bahwa sang legenda politik itu dibawa ke Institut Jantung Negara di Kuala Lumpur untuk observasi medis lebih lanjut.
Artikel Terkait
DL Mining Gempur Pasar dengan Kontrak Baru, Janji Cuan Harian dari Bitcoin
Menag di Antara Ziarah ke Vatikan dan Fellowship Yahudi: Di Mana Misi Dakwahnya?
Kickback 30 Persen untuk Chromebook: Titik Rawan yang Belum Tersentuh Media
Iran Lumpuh: Internet Padam, Demonstrasi Bergemuruh di Tengah Krisis Ekonomi