Usai banjir dan longsor melanda, ada satu fenomena yang menarik perhatian. Kayu-kayu gelondongan berserakan, terbawa arus hingga ke permukiman warga. Nah, soal kayu-kayu itulah yang kini jadi pembicaraan.
Mendagri sekaligus Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana, Tito Karnavian, memberikan lampu hijau. Masyarakat yang rumahnya rusak diperbolehkan memanfaatkan kayu-kayu gelondongan tersebut. Idenya sederhana: daripada terbuang, lebih baik dipakai untuk membangun kembali.
“Kalau untuk pemanfaatan kayu itu, lebih banyak mungkin diprioritaskan untuk pembangunan rumah-rumah hunian tetap nantinya,” ujar Tito.
Ia berbicara usai menggelar rapat Satgas Rehabilitasi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis lalu. Menurutnya, warga sebenarnya sudah bergerak lebih dulu. Mereka tak menunggu perintah.
“Sekarang pun sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya sudah melihat sendiri di Langkahan, yang banyak kayu-kayu itu sudah banyak dipakai. Ada yang untuk memperbaiki rumahnya, dipotong-potong, ada juga yang untuk bangun pagar,” tuturnya menggambarkan situasi di lapangan.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Ungkap Kerugian Negara Rp4 Triliun dari Pajak Perusahaan China
Minneapolis Bergolak Lagi, Korban Tewas dan Narasi yang Bertolak Belakang
Muhammadiyah Anggap Kritik Pandji sebagai Cermin Diri
Mayat Tanpa Kepala Ditemukan Warga di Aliran Sungai Sukabumi