Australia punya pesan singkat tapi tegas buat warganya yang masih berada di Iran: segera pergi. Peringatan itu dikeluarkan pemerintah mereka pada Rabu lalu, menyusul situasi yang makin panas di sana. Demo dan kerusuhan sudah berlangsung lebih dari seminggu, dan kabarnya sudah ada korban jiwa di beberapa tempat.
"Kalau Anda ada di Iran, Anda harus segera pergi," begitu bunyi pernyataan resmi Canberra yang dikutip media. Peringatannya jelas. "Ada protes kekerasan yang sedang berlangsung di seluruh negeri. Situasinya bisa memburuk kapan saja tanpa peringatan, dan kondisi keamanan sangat tidak menentu."
Semua ini berawal dari aksi mogok para pedagang di Teheran pada akhir Desember lalu. Mereka protes soal harga yang melambung tinggi dan ekonomi yang seret. Tapi, gerakannya cepat sekali menyebar. Dari satu kota ke kota lain, tuntutannya pun berkembang, tak cuma soal ekonomi lagi tapi juga hal-hal yang bersifat politis.
Memang, tekanan ekonomi yang dirasakan warga Iran bukan main. Sanksi internasional yang ketat terus membelit. Nilai tukar rial anjlok lebih dari sepertiga nilainya terhadap dolar AS sepanjang tahun lalu. Inflasi? Sudah menembus dua digit. Rakyat jelas kesulitan.
Menyikapi hal ini, pemerintah Iran mencoba meredam gejolak dengan bantuan tunjangan bulanan untuk semua warga. Diumumkan Minggu lalu, nilainya sekitar 3,5 persen dari rata-rata upah bulanan. Sebuah upaya, meski banyak yang meragukan efektivitasnya untuk benar-benar meringankan beban.
Di sisi lain, media lokal punya pembacaan yang berbeda-beda soal krisis ini. Harian reformis Arman Melli, misalnya, menulis bahwa otoritas sudah "mendengar suara para demonstran".
Namun begitu, nada yang sama sekali berbeda datang dari media konservatif macam Javan dan Kayhan. Mereka punya narasi sendiri: Amerika Serikat dan Israel-lah yang disebut-sebut berada di balik dukungan dana untuk para perusuh. Situasinya jadi rumit, dan untuk sekarang, yang paling jelas adalah saran Australia tadi: sebaiknya menjauh.
Artikel Terkait
Cuaca Makassar 1 Juni 2026 Diprakirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari, BMKG: Tak Ada Cuaca Ekstrem
Jerman Hancurkan Finlandia 4-0 dalam Uji Coba Menjelang Piala Dunia 2026
Uruguay Umumkan 26 Pemain Piala Dunia 2026, Luis Suáres Absen
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia di Mugello, Aprilia Kunci Posisi 1-2