Dua warga, Aam (58) dan Joko (54), mengaku penerangan di wilayah mereka sudah lama tidak optimal. Lampu memang terpasang, tapi nyatanya banyak titik yang tetap gelap.
Ruas yang paling dikeluhkan mencakup Jalan Golf Selatan V, Jalan Cisaranten Kulon, dan Jalan Arcamanik Endah. Jalur-jalur ini ramai dilalui masyarakat, khususnya para pekerja yang pulang-pergi setiap hari.
Rasa tidak aman itu beralasan. Menurut sejumlah saksi, kejadian seperti begal dan perampokan pernah terjadi di area yang minim cahaya itu.
Ia menambahkan, penerangan yang ada pun belum merata. Dari seluruh ruas, mungkin baru sekitar 30 persen yang benar-benar terang.
Harapannya jelas. Setelah aspirasi ini disuarakan, pemerintah bisa segera bertindak. Perbaikan dan penambahan PJU dinanti untuk mengusir kegelapan dan mengembalikan rasa aman bagi siapa pun yang melintas.
Artikel Terkait
Penangkapan Maduro: Saat Hukum AS Menjadi Senjata Perang Baru
Duel Sengit di Coliseum: Getafe vs Real Sociedad Berebut Angin Segar
Nakhoda dan ABK Mesin KM Putri Sakinah Resmi Jadi Tersangka
Mensos: Sekolah Rakyat Tambah 200 Titik, Targetkan 45.000 Siswa pada 2027