Rabu (7/1) lalu, di kantornya di Jakarta Pusat, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar yang lebih akrab disapa Cak Imin menggelar konferensi pers. Intinya satu: pemulihan pascabencana di Sumatra harus segera digenjot. Caranya? Dengan membentuk sebuah Kelompok Kerja atau Pokja khusus.
Menurut Cak Imin, Pokja Pemberdayaan Pascabencana ini sebenarnya sudah mulai bergerak sejak 9 Desember. Sasaran utamanya jelas, mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang porak-poranda diterjang bencana.
"Program dan langkah pemberdayaan pascabencana ini kita bentuk Pokja Pemberdayaan Pascabencana. Kita sudah mulai kerja pasca tanggap darurat tanggal 9 Desember di Sumatera Barat," ujar Cak Imin.
Nah, yang menarik dari penekanannya adalah soal fokus pemulihan. Bagi dia, urusan pascabencana bukan cuma soal membangun kembali rumah atau jembatan yang rubuh. Lebih dari itu, bagaimana mendorong warga untuk bisa bangkit dan produktif lagi. Itu kuncinya.
"Kita bertekad bahwa recovery, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tanggap darurat dimulai dengan langkah-langkah pemberdayaan," katanya.
Lalu, seperti apa wujud pemberdayaan itu? Cak Imin memberi contoh konkret. Sektor-sektor ekonomi lokal yang jadi tulang punggung masyarakat harus segera dihidupkan. Ambil contoh perkebunan kopi.
"Sebagai contoh misalnya produksi kopi di misalnya bener meriah, Gayo pada umumnya," ucap dia.
Tapi kerja sebesar ini tentu tak bisa ditanggung satu kementerian saja. Makanya, dalam pelaksanaannya nanti, Pokja ini akan melibatkan banyak pihak. Cak Imin menyebut sejumlah nama kementerian yang akan turun tangan bersama.
"Nah dalam konteks inilah kami bersama-sama Menteri Sosial, Menteri UMKM, Menteri P2MI, Menteri Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, Kementerian Koperasi akan bersama-sama mendorong semua program-program yang kita miliki agar Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, segera pulih dan bangkit secara ekonominya," tandas dia.
Jadi, langkahnya sudah dimulai. Sekarang, tinggal menunggu eksekusi dan hasilnya di lapangan. Harapannya, dengan pendekatan pemberdayaan ini, pemulihan bisa terasa lebih menyentuh dan berkelanjutan bagi warga Sumatra.
Artikel Terkait
Puluhan Dapur Makan Bergizi Gratis di Jombang Berhenti Beroperasi Akibat Dana Operasional dari BGN Mandek
Timnas Indonesia Tutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan Kemenangan Sempurna, Taklukkan Mozambik 1-0
WNA Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam Center, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Timnas Putri Indonesia Ditahan Imbang Kamboja di Laga Penutup FIFA Matchday