Selanjutnya, ada Bintang Jasa Nararya. Dua nama yang disebut adalah Bobby Irfan Effendi, seorang penyuluh pertanian dari OKU Timur, dan Winarto, petani dari Ngawi. Keduanya mewakili para pekerja di lapangan yang gigih.
Di sisi lain, penghargaan Satyalancana Wira Karya diberikan kepada lebih banyak penerima dengan latar beragam. Mulai dari kalangan TNI seperti Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika dan Letkol Dili Eko Setyawan, hingga para kepala daerah seperti Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Bupati Karawang Aep Syaepuloh.
Tak ketinggalan, perwakilan kepolisian juga ada. AKBP Toni Kasmiri dari Lampung Selatan dan AKBP Yugi Bayu Hendarto dari Garut turut menerima satyalancana.
Yang menarik, penghargaan ini juga menyentuh tokoh organisasi tani dan petani tulen. Don Muzakir dari Tani Merdeka Indonesia, penyuluh Mugi Raharjo, serta dua petani bernama Aseng dari Cianjur dan Nurul Hadi dari Indramayu, ikut tercatat dalam daftar penerima. Kehadiran mereka memberi warna tersendiri, menunjukkan bahwa kerja keras di sawah dan ladang pun punya tempat terhormat.
Acara pemberian bintang itu sendiri berlangsung singkat. Namun begitu, momen itu menandai sebuah pengakuan negara atas dedikasi yang diberikan, dari tingkat paling atas hingga ke akar rumput.
Artikel Terkait
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Paria Barru, Diduga Korban Tenggelam Saat Cari Kerang
Kisah Prajurit Ngatijan dan Ilmu Kebal yang Selamatkan Rekan dari Tembakan Belanda di Papua
Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Khusus untuk Berantas Penipuan Haji dan Umrah
Ledakan Tabung Gas di Pabrik Gizi Ngawi Lukai Satu Pekerja