BLORA – Asap hitam pekat lagi-lagi mengepul di langit Blora. Selasa sore (6/1/2026) itu, warga Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, dikejutkan oleh kobaran api besar yang melahap area sumur minyak mentah. Video amatir yang memperlihatkan si jago merah membubung tinggi langsung ramai beredar di media sosial, menggambarkan betapa dahsyatnya kejadian tersebut.
Untungnya, tak ada korban jiwa yang dilaporkan. Tapi peristiwa ini bikin banyak orang waswas. Soalnya, lokasi kebakarannya cuma berjarak sekitar 300 meter dari sumur minyak ilegal yang pernah terbakar sebelumnya. Seolah ada lingkaran api yang tak kunjung putus di daerah itu.
Wakapolres Blora, Kompol Selamet Riyanto, membenarkan kejadiannya. Dari pantauan di lapangan, api menghanguskan setidaknya 17 unit bull atau penampungan minyak mentah.
Penyebab pastinya masih diselidiki polisi. Namun, dugaan sementara mengarah pada minyak mentah yang mungkin merembes dari sumur ilegal yang pernah terbakar beberapa bulan lalu. Sumur itu memang sudah padam, tapi rupanya masih menyisakan bahaya laten.
Di sisi lain, kejadian ini juga diwarnai insiden lain yang tak kalah pelik. Saat sejumlah awak media dari kantor berita nasional mencoba meliput, akses mereka justru dihadang warga. Portal jalan dipasang, sehingga para jurnalis dilarang mendekati titik api. Suasana pun sempat tegang.
Artikel Terkait
Cinta yang Lelah di Tanah yang Terus Dijarah
Bolsonaro Terjatuh di Balik Jeruji, Dilarikan ke Rumah Sakit
Kobaran Api Hanguskan Rumah di Palmerah Dini Hari
Scroll Media Sosial Bikin Dada Sesak? Mungkin Kamu Terjebak dalam Perbandingan Karier yang Keliru