Dia tidak sendirian. Fan adalah bagian dari Asosiasi Renang Musim Dingin Provinsi Heilongjiang, sebuah komunitas yang anggotanya mencapai lebih dari 300 orang. Mereka rutin bertemu dan berenang bersama di tengah cuaca yang ekstrem.
Aksi mereka ini bukan sekadar olahraga biasa, melainkan sudah menjadi pertunjukan yang menarik. Bahkan, renang musim dingin ini merupakan salah satu sajian dari Festival Es dan Salju Harbin yang terkenal itu.
Festival itulah yang membuat Harbin jadi magnet pariwisata domestik setiap musim dingin. Data tahun lalu cukup mencengangkan: kota ini diserbu 90,36 juta pengunjung. Penerimaannya mencapai 137,22 miliar yuan, atau jika dirupiahkan, sekitar Rp 315 triliun. Angka yang fantastis.
Wisatawan punya banyak hal untuk dinikmati. Istana dan patung es berwarna-warni berdiri megah, memantulkan cahaya. Berbagai seluncuran es juga tersedia, menghibur pengunjung hingga pertengahan Februari 2026 nanti. Suasana dingin yang membekukan justru diubah menjadi pesta panas yang meriah.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan Pegadaian Naik Rp 38.000 per Gram
Menkeu Tegaskan Dana LPDP dari Pajak dan Utang, Ancam Pencabutan bagi yang Hina Negara
Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem untuk Aceh dan Sumut