“Di sini adalah kawah candradimuka, di sini adalah tempat penggemblengan [dan] tempat ujian bagi kalian semua,”
tegasnya lagi.
Di sisi lain, peran mereka mungkin bakal meluas. Selain urusan pemerintahan, para praja ini berpotensi dilibatkan dalam pendampingan pemulihan ekonomi warga. Misalnya, membantu para pelaku UMKM yang porak-poranda agar bisa bangkit dan berjalan kembali.
Bima menutup arahan dengan pesan yang berapi-api. Ia ingin setiap praja memberikan yang terbaik.
“Pastikan semuanya memberikan yang terbaik. Anda semua adalah pelaku sejarah. Anda semua adalah aktor-aktor yang sangat menentukan. Keringat Anda, waktu Anda, [dan] pikiran Anda selama di sini akan dinanti dan dibutuhkan oleh warga Aceh Tamiang,”
tandasnya.
Dalam kesempatan itu, hadir juga sejumlah pejabat penting. Rektor IPDN Halilul Khairi hadir bersama para wakil rektor, Azharisman Rozie dan Arief M. Edie. Dari pihak daerah, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail turut menyambut, diiringi para pejabat terkait lainnya. Mereka semua menyaksikan dimulainya babak baru pengabdian para calon pemimpin itu.
Artikel Terkait
Patung Macan Aneh di Kediri Justru Jadi Magnet Wisata dan Pendorong Ekonomi Desa
Babi Ngaku Halal: Sindiran Pedas Puji Anugrah Laksono pada Para Pengkotbah Moral
Di Balik Stereotip Manja: Kesepian yang Tak Terungkap dari Anak Bungsu
Retret Kabinet Berakhir, Prabowo Apresiasi Inisiatif Menteri dan Sinyalkan Optimisme 2026