Serangan AS Tak Lumpuhkan Kilang Venezuela, Tapi Ekspor Minyak Anjlok Drastis

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 20:18 WIB
Serangan AS Tak Lumpuhkan Kilang Venezuela, Tapi Ekspor Minyak Anjlok Drastis

Meski ada kabar serangan dari Amerika Serikat, kilang dan fasilitas pengolahan minyak Venezuela ternyata masih berjalan normal. Laporan ini muncul pada Sabtu (3/1), dan menurut dua sumber yang memahami situasi di PDVSA, tidak ada kerusakan berarti yang mengganggu operasional. Target AS disebut-sebut adalah pemerintahan Presiden Nicolás Maduro, tapi sejauh ini, jantung industri energi negara itu masih berdetak.

Namun begitu, bukan berarti semuanya aman-aman saja. Menurut salah satu sumber yang dikutip Reuters, Pelabuhan La Guaira yang letaknya dekat Caracas dan termasuk salah satu yang terbesar mengalami kerusakan cukup parah. Kabar baiknya, pelabuhan itu bukanlah gerbang utama untuk ekspor minyak. Jadi, dampaknya terhadap arus minyak mentah terbatas.

Masalah sebenarnya justru datang dari tekanan ekonomi yang sudah berlangsung. Ingat saja, baru Desember lalu Presiden AS Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker Venezuela. AS bahkan sampai menyita dua kiriman minyaknya. Langkah agresif ini langsung terasa dampaknya.

Ekspor minyak Venezuela, yang notabene anggota OPEC, anjlok drastis. Data pemantauan dan dokumen internal menunjukkan, volume pengiriman bulan lalu hanya sekitar separuh dari angka November, yang sempat menyentuh 950 ribu barel per hari. Penurunan yang sangat signifikan.


Halaman:

Komentar