Klaim Trump ini langsung memicu gelombang kehebohan. Dari sumber lain, seorang pejabat AS yang dikutip Reuters memberikan detail yang lebih spesifik. Katanya, penangkapan Maduro dilakukan oleh pasukan khusus elite AS, Delta Force.
Latar belakang aksi ini, setidaknya menurut versi pemerintahan Trump, adalah perang melawan narkoba. Mereka menuding Venezuela sebagai sumber kiriman obat-obatan terlarang ke Amerika. Serangan-serangan sebelumnya terhadap kapal-kapal yang dicurigai telah menelan ratusan korban jiwa.
Sudah lama AS menuduh Maduro menjalankan negara narkoba dan memanipulasi pemilu. Namun begitu, Maduro punya narasi yang berbeda. Sejak menggantikan Hugo Chavez pada 2013, dia kerap bersuara lantang. Menurutnya, semua ini hanyalah dalih. Target sebenarnya AS adalah menguasai cadangan minyak Venezuela yang terbesar di dunia.
Artikel Terkait
Bank Dunia: Ekspor Komoditas dan Subsidi BBM Jadi Bantalan Ekonomi Indonesia
Anggota DPR Desak Polri Tindak Tegas Premanisme Usai Kasus Pengeroyokan di Purwakarta
Tabrakan Beruntun di Jalur Purworejo-Magelang Tewaskan Satu Orang
Presiden Prabowo Buka Munas IPSI, Dukung Pencak Silat Menuju Olimpiade