Klaim Trump ini langsung memicu gelombang kehebohan. Dari sumber lain, seorang pejabat AS yang dikutip Reuters memberikan detail yang lebih spesifik. Katanya, penangkapan Maduro dilakukan oleh pasukan khusus elite AS, Delta Force.
Latar belakang aksi ini, setidaknya menurut versi pemerintahan Trump, adalah perang melawan narkoba. Mereka menuding Venezuela sebagai sumber kiriman obat-obatan terlarang ke Amerika. Serangan-serangan sebelumnya terhadap kapal-kapal yang dicurigai telah menelan ratusan korban jiwa.
Sudah lama AS menuduh Maduro menjalankan negara narkoba dan memanipulasi pemilu. Namun begitu, Maduro punya narasi yang berbeda. Sejak menggantikan Hugo Chavez pada 2013, dia kerap bersuara lantang. Menurutnya, semua ini hanyalah dalih. Target sebenarnya AS adalah menguasai cadangan minyak Venezuela yang terbesar di dunia.
Artikel Terkait
Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Ditetapkan, Akhiri 29 Tahun Ikatan Pernikahan
Suami-Istri Bebas Hukum Pencurian? Ini Aturan Unik dalam KUHP
Mahfud MD Soroti Kehadiran Personel TNI di Sidang Korupsi Nadiem Makarim
Refly Harun Curiga Jadi Sasaran: Mobil Bareskrim Parkir di Depan Rumah hingga Aksi Teror di Jalan